nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejarah Wacana Pemindahan Ibu Kota, dari Zaman Penjajahan hingga Jokowi

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 13:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 30 337 2049790 sejarah-wacana-pemindahan-ibu-kota-dari-zaman-penjajahan-hingga-jokowi-Et2nvlJz9P.jpg Monumen Nasional. (Dok Okezone)

Terkait hal ini, dalam pemberitaan Okezone sejarawan JJ Rizal menilai, Soekarno saat itu memiliki gagasan untuk membagi beban yang ada di Jakarta ke kota lainnya. Menurutnya, dalam gagasannya Bapak Bangsa tersebut menginginkan Palangkaraya sebagai jiplakan wajah Indonesia, meski muka aslinya berada di Jakarta.

Dari Soeharto hingga SBY

Di era presiden berikutnya, yakni Soeharto, wacana pemindahan ibu kota juga pernah tercetus. Saat itu, ibu kota negara rencananya dipindahkan ke wilayah Jonggol, Jawa Barat. Namun, wacana itu tidak terealisasi.

Wacana pemindahan ibu kota kembali berembus pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 2010. Pangkalnya, wilayah Jakarta yang rentan dihantam banjir serta kondisinya yang semrawut dinilai jadi beberapa hal yang melatarbelakangi wacana pemindahan ibu kota, yang sebelumnya senyap pada masa presiden BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, hingga Megawati tersebut.

Banjir landa Jakarta. (Dede Kurniawan/Okezone)

Wacana itu pun ditindaklanjuti pemerintahan SBY. Pada 2013, SBY mengajukan tiga skenario perpindahan ibu kota negara dari Jakarta. Berdasarkan keterangan Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, dalam laporan Okezone, disebutkan skenario pertama adalah mempertahankan Jakarta sebagai Ibu Kota, pusat pemerintahan, sekaligus kota ekonomi dan perdagangan.

"Pilihan atas opsi ini berkonsekuensi pada pembenahan total atas soal macet, banjir, transportasi, permukiman, dan tata ruang wilayah," tutur Velix.

Skenario kedua yakni membangun ibu kota yang benar-benar baru. Kata SBY, lanjut Velix, sejatinya dibangun totally new capital. Skenario selanjutnya, ibu kota tetap di Jakarta, tetapi memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi lain.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini