TKN: Wacana Pemindahan Ibu Kota Langkah Strategis yang Patut Didukung

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 30 April 2019 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 30 337 2049674 tkn-wacana-pemindahan-ibu-kota-langkah-strategis-yang-patut-didukung-4GA593NAGA.jpg Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wacana pemindahan ibu kota negara sudah selayaknya didukung. Sebeb, wacana itu sudah mengemuka sejak era kepemimpinan Bung Karno. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas kemarin untuk membahas secara serius wacana pemindahan ibu kota ini. TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menyambut baik rencana pemindahan ibu kota negara.

"Pemindahan ibukota adalah langkah strategis dan kebijakan yang genuine yang dilakukan oleh Bapak Presiden.

Kebijakan ini sangat layak diberikan dukungan mengingat Jakarta juga terlalu padat dan kumuh dalam menciptakan tatanan pemerintahan yang baik dan berbisnis yang bersih," kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq kepada Okezone di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Rofiq menyebut sudah banyak negara yang melakukan pemisahan antara Ibu Kota dan pusat bisnis.Seperti Amerika Serikat (AS) di mana Washington ditetapkan sebagai Ibu Kota, sedangkan kota bisnis berada di New York. Begitupun di India yang beribukotakan New Delhi, sementara kota bisnisnya di Mumbai.

"Pemisahan ini akan menciptakan iklim bisnis yang sehat, jauh dari kongkalikong, jauh dari budaya suap dan jauh dari persekongkolan dan tata kelola negara yang lebih cepat mengarah kepada clear goverment dan good governance," tuturnya.

Monas Simbol Kota Jakarta

Sekjen Partai Perindo ini juga menambahkan bahwa di ibu kota negara layak semua aparat pemerintah dapat bekerja dengan ketenangan dan kenyamanan.

Dahulu Bung Karno dan Soeharto kata Rofiq, juga pernah mewacanakan perpindahan Ibu Kota. Dalam pemikirannya sama, yakni ingin menciptakan birokrasi yang sehat dan iklim usaha yang bersih.

"Pak Jokowi telah membahas kembali artinya ini sudah sampai pada taraf kebutuhan bagi bangsa ini agar kemajuan yang diinginkan dapat tercapai dalam waktu yang cepat. lima tahun adalah waktu yang cukup untuk mempersiapkan segala sesuatunya," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini