nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPU: 2020 Kita Punya Gawe Besar untuk Pemilu Kita!

Antara, Jurnalis · Senin 29 April 2019 19:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 29 337 2049518 kpu-2020-kita-punya-gawe-besar-untuk-pemilu-kita-d2bYkoFMjq.jpeg Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, instansi negara itu akan menghadapi pekerjaan yang lebih besar dan banyak menjelang pilkada pada 2020 dan pemilu serentak pada 2024.

"2020 kita punya gawe besar untuk pemilu kita. Kurang lebih 269 daerah akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Ini bukan pekerjaan yang mudah. Kemudian, 2024 kita akan menyelenggarakan pemilu serentak, bukan hanya legislatif dan presiden, tapi juga kepala daerah diselenggarakan pada tahun yang sama. Jadi, pekerjaan kita pada 2024 sebetulnya akan semakin besar dan banyak," ujar dia di Jakarta seperti dikutip Antaranews, Senin (29/4/2019).

Ia menyampaikan hal itu setelah menemui tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang datang untuk memberikan saran dan rekomendasi menyikapi banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal atau jatuh sakit setelah menjalankan tugas.

(Baca Juga: KPU Verifikasi 33 Lembaga Survei Peserta Quick Count Pemilu 2019

Menurut data KPU sejauh ini sudah tercatat 296 petugas yang meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan.

Menyikapi hal itu, tim dari FK UI menyampaikan keinginan untuk melakukan penelitian mendalam terkait fenomena tersebut dan memberi rekomendasi agar hal itu tidak terulang lagi.

"Jadi, hari ini kami memberikan policy brief kepada KPU yang berisi berbagai analisa dan usulan-usulan ke depan," ujar Dekan FK UI, Dr dr H Ari Fahrial Syam, yang bersama sejumlah koleganya datang ke Kantor KPU itu.

Ilustrasi 

Rekomendasi FK UI antara lain memberlakukan sistem gilir, pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk calon petugas serta melibatkan puskemas saat hari pelaksanaan pemungutan suara.

Selain itu, dia juga merekomendasikan kerja sama dengan asuransi serta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan sehingga jika ada masalah kesehatan bisa langsung ditangani dalam masalah pembiayaan.

(Baca Juga: Mahfud MD Puji KPU yang Sangat Bersikap Independen

Menurut dia, penyebab banyak petugas KPPS meninggal dunia atau jatuh sakit karena beberapa faktor termasuk memiliki riwayat penyakit, mengidap penyakit yang tidak diketahui sebelumnya dan bekerja melewati jam biologis yang semestinya.

"Apalagi stres yang terjadi pada para petugas bukan hanya hari H saja . Tapi bisa saja beberapa hari sebelumnya, atau bahkan beberapa minggu sebelumnya," ujar dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini