Share

Resmi Dibuka, Munas Persatuan Radio Swasta Diharapkan Bisa Persatukan Bangsa

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 29 April 2019 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 29 337 2049465 resmi-dibuka-munas-prssni-diharapkan-bisa-persatukan-bangsa-D3axYT777P.jpg Munas PRSSNI (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Radio siaran Swasta Nasional (PRSSNI) ke-XV resmi dibuka oleh Direktur Penyiaran Kominfo Geryantika Kurnia, di Ballroom El Royale Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Munas yang mengangkat tema ‘Radio Sebagai Pemersatu Bangsa Menyongsong Transformasi Industri Media’ dihadiri oleh sejumlah tokoh yakni, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Wakil Ketua KPI Pusat Sudjarwanto Rahmat Arifin, Ketua Bidang Pendidikan PWI, Nurzaman Mochtar.

 Baca juga: Munas PRSSNI Bahas Tantangan Radio di Era Digital

Ketua PRSSNI Rahmat Hadi Wijoyo mengatakan, pelaksanan Munas kali ini sangat strategis. Sebab saat ini kondisi politik di Indonesia belum stabil dan pasca itu terjadi perpecahan di masyarakat.

"(Karena itu) tema yang kita usung ini sangat strategis untuk menyatukan anak bangsa yang selama tujuh bulan tercerai berai," tutur Hadi, Senin (29/4/2019).

 Baca juga: "Emang Enak Enggak Ada Radio, Saya Joko Widodo Pendengar Radio"

Dirinya berharap Munas yang diikuti oleh lebih dari 300 anggota PRSSNI itu nantinya bisa melahirkan terobosan serta melahirkan solusi untuk kemajuan bangsa.

 https://img.okezone.com/content/2019/04/28/337/2049139/munas-prssni-bahas-tantangan-radio-di-era-digital-XoCYU7eduB.jpg

"Mari kita berpartisipasi untuk memberikan pencerahan dengan langkah yang rukun dan tetap menjaga masyarakat," ungkapnya.

 Baca juga: Radio di Jakarta Berhenti Siaran 15 Menit, Kenapa?

Sementara itu, Wakil Ketua KPI Pusat Sudjarwanto Rahmat Arifin berharap dengan adanya Munas tersebut bisa mengimplementasikan tujuan penyiaran itu yakni menjaga bangsa.

"Radio akan bertahan kuncinya dia harus mengikuti perkembangan zaman. Perkembangan kreativitas dan sinergi bersama pihak lain, " jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini