nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNN: Peredaran Narkoba Masih Didominasi Napi di Balik Lapas

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 09:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 28 337 2048967 bnn-peredaran-narkoba-masih-didominasi-napi-di-balik-lapas-uppGO7uOiU.JPG Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan sampai saat ini masih sangat terganggu dengan kehidupan yang berada di balik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Sebab, peredaran narkoba masih didominasi oleh narapidana yang saat ini berada didalamnya.

Meskipun sudah memasuki usia ke-55 tahun, namun lembaga pemasyarakatan seakan belum ada pencapaian maksimal. Mengingat, pengendalian narkoba, jual beli kamar, hingga sipir yang menjadi kaki tangan bandar masih terus ditemukan.

"Hampir 90 persen hasil pengungkapan yang kami lakukan, semua bersumber dari dalam lapas," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Padahal, kata Arman, selama ini pihaknya sudah melaporkan siapa saja bandar-bandar besar ke dirjen PAS. Namun bukannya diberikan pengawasan ekstra, napi itu malah dibiarkan kembali mengendalikan peredaran narkotika.

"Dengan maraknya peredaran dan juga penyeludupan yang dikendalikan oleh napi, bisa kami simpulkan bahwa memang pengawasan agak lemah, dan barang kali pengawasan terabaikan," tuturnya.

Irjen Arman Depari

Sementara itu, mengenai adanya beberapa temuan tersebut, anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan menyebut, pihaknya akan segera melakukan rapat dengar pendapat dan rapat kerja dengan Kemenkumham.

Hal itu khusus membahas lapas dan menjadi prioritas utama di komisi III. "Ini ada yang salah, harus ada langkah-langkah yang serius dilakukan," ucap Hinca terpisah.

Selama ini, kata Hinca, pihaknya sudah memberikan waktu dan kesempatan untuk menjalankan revitalisasi. Namun, hingga saat ini hasil yang didapat belum juga membuahkan hasil dan lapas masih menjadi hilir peredaran narkotika.

"Saya kira dirjen PAS harus minggir, harus digantikan yang baru. Ini soal bangsa, ini bukan soal uji coba," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini