nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Limpahkan Berkas Perkara 4 Pejabat PUPR ke JPU

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 18:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 26 337 2048508 kpk-limpahkan-berkas-perkara-4-pejabat-pupr-ke-jpu-O7jfi3kBKL.jpg ilustrasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas penyidikan empat pejabat kementerian PUPR sebagai tersangka penerima suap terkait kasus proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR tahun anggaran 2018, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Adapun keempat pejabat Kementeria PUPR itu adalah Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

"Penyidik telah menyerahkan 4 tersangka dan barang bukti pada penuntut umum pada hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Barang bukti OTT pejabat Kemen PUPR

(Baca Juga: Kronologi OTT KPK di Kementerian PUPR)

Setelah itu, kata dia, JPU akan menyusun surat dakwaan dalam waktu 14 hari agar segera disidangkan ke meja hijau.

"Berikutnya JPU akan menyusun Dakwaan dan pemberkasan perkara untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," paparnya.

Febri menambahkan, selama penyidikan kepada 4 tersangka tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada 159 orang saksi. 92 orang diantaranya adalah pejabat dan PNS di Kementerian PUPR dan sisanya swasta serta pihak lain yang terkait.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menyita uang dari 88 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR. Uang yang disita itu terdiri dari 14 mata uang. Uang tersebut diduga terkait dengan kasus suap yang tengah didalami oleh KPK.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek tersebut banyak dilakukan oleh PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP).

Dalam kasus ini, petinggi kedua perusahaan itu sudah menjadi tersangka dan kasusnya sudah bergulir di persidangan. Mereka adalah Dirut PT WKE Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT TSP Irene Irma, dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini