Ini Alasan KPK Panggil Menteri Agama dalam Pusaran Jual-Beli Jabatan Kemenag

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 26 April 2019 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 337 2048497 ini-alasan-kpk-panggil-menteri-agama-dalam-pusaran-jual-beli-jabatan-kemenag-tDF1qI942T.jpg Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan (Foto: Rizky/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwal ulang pemanggilan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait kasus dugaan jual-beli jabatan yang menyeret mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Romi.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan pemanggilan terhadap politisi PPP itu dilakukan untuk mempertanyakan aliran dana yang diduga masuk kepada dirinya.

"Ya memang tujuannya untuk itu (memeperhatikan aliran dana)," kata Basaria di Gedung KPK lama, Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Rencananya Lukman dipanggil pada Rabu 24 April 2019 sebagai saksi untuk tersangka Romi namun karena ada satu pekerjaan lain dirinya tidak bisa memenuhi undangan lembaga antirasuah itu.

"Yang bersangkutan mungkin masih sibuk kita harus memaklumi suasana sekarang ini, suasana ya tahu ya kondisi sekarang ini setelah habis pemilu masih ada, sudah barang tentu, apalagi ybs dari partai," tuturnya.

Kendati demikian KPK kata dia, sudah menjadwalkan ulang untuk memanggil Lukman, namun dirinya tidak memberikan waktu pasti kapan pemeriksaan itu akan dilaksanakan.

(Baca Juga: Pejabat Kemenag yang Ikut Urus Jual Beli Jabatan Teridentifikasi KPK)

"Saya kurang tahu ya tapi sudah di-reschedule. Saya juga kurang tahu (waktunya) tapi nanti coba kita lihat lagi," ungkapnya.

Sebelumnya KPK melakukan penggeledahan di kantor Kemenag, dalam penggeledahan itu KPK menyita uang pecahan ‎Dollar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah kisaran ratusan juta dari laci kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini