nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panitia Muktamar NU Tegaskan Tak Sesen pun Terima Uang dari KONI

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 19:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 25 337 2048081 panitia-muktamar-nu-tegaskan-tak-sesen-pun-terima-uang-dari-koni-aSWh0VhSUm.jpg Robikin Emhas, Ketua PBNU Bidang Hukum dan HAM, Perundang-undangan (Foto: Ist)

JAKARTA - Panitia Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) menepis kesaksian Wakil Bendahara Komite Olahraga Nasional (KONI), Lina Nurhasanah yang menyebut adanya aliran dana Rp300 juta. Bahkan, keterangan tersebut dianggap mengada-ngada.

"Jangan mengada-ada, ah. Sidang kasus tersebut adalah perkara suap menyuap tahun kemarin, bukan? Lalu apa hubungannya?" ujar Robikin Emhas Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/4/2019).

Lina diketahui mengungkapkan hal tersebut saat bersaksi dalam persidangan terdakwa Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

(Baca Juga: Asisten Menpora Bersaksi di Sidang Kasus Suap Dana Hibah KONI)

Robikin menegaskan, uang Rp300 juta yang dimaksud Lina adalah tahun anggaran 2016. Sedangkan Muktamar NU yang digelar di Jombang, Jawa Timur adalah tahun 2015. "Jadi, dari segi waktu itu tidak make sense," ujarnya.

Ilustrasi

Perlu diketahui, terkait lalu lintas keuangan itu ada mekanisme tersendiri. Tidak semua orang memiliki kewenangan untuk menerima dan mengeluarkan uang, sekali pun dalam suatu kepanitiaan kegiatan. Menurut Robikin, semua itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jangan orang mengatasnamakan kepanitiaan tertentu dan membawa-bawa nama NU, lalu NU yang disebut-sebut. Itu bisa menjadi fitnah bagi NU," ujarnya.

"Lagi pula, andai sampean minta sumbangan saya dan saya beri, apakah sampean akan tanya ke saya uang yang disumbangkan asal usulnya dari mana? Sebagai orang timur, saya yakin tidak ada yang melakukan hal itu," imbuhnya.

(Baca Juga: Kabag Keuangan KONI Akui Serahkan Rp3 Miliar ke Staf Pribadi Menpora)

Pihaknya berharap penegakan hukum bidang korupsi fokus pada upaya pemberantasan korupsi. NU akan mendukung itu, dan jangan ada sikap insinuatif.

"Barusan saya dapat konfirmasi dari Pak Fanani, Wakil Bendahara Panitia Muktamar. Beliau memastikan tidak ada uang sesen pun yang diterima Panitia Muktamar dari KONI," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini