nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabag Keuangan KONI Akui Serahkan Rp3 Miliar ke Staf Pribadi Menpora

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 25 337 2048024 kabag-keuangan-koni-akui-serahkan-rp3-miliar-ke-staf-pribadi-menpora-BJjGs6jGZP.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Eni mengaku pernah ada penyerahan uang terhadap Staf Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi sebesar Rp3 miliar.

Hal itu ungkapkannya saat bersaksi untuk kedua terdakwa yakni Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI, Johny E Awuy terkait kasus dugaan suap terkait alokasi dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke KONI, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kamis (25/4/2019).

"Sesuai perintah Pak Johny, ada tiga tahap penggunaan. Rp3 miliar untuk diberikan pada Pak Ulum," ucap Eni saat memberi kesaksian.

Eni menjelaskan, Hamidy selaku Sekjen KONI meminta Eni mencairkan dana hibah dari Kemenpora sebesar Rp10,9 miliar. Kemudian Ia dipanggil oleh Johny dengan mengatakan ada orang yang akan mengambil uang sebesar Rp3 miliar dari dana yang sebelumnya dicairkan itu.

Selang beberapa waktu datanglah seorang pria utusan Ulum. Johny kemudian memberikan uang Rp3 miliar tersebut dengan dibungkus di dalam tas. "Akhirnya uang sudah diambil," katanya lagi.

Barbuk Suap Pejabat Kemenpora

Diketahui sebelumnya, Miftahul Ulum juga disebut Jaksa KPK dalam surat dakwaan terhadap Sekjen dan Bendahara Umum KONI. Dalam surat tersebut dikatakan bahwa Miftahul sejak awal mengarahkan untuk memberikan fee kepada Kemenpora RI.

Adapun dalam kasus ini sendiri, Ending Fuad Hamidy didakwa melakukan suap terhadap Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto.

Penyuapan itu sendiri dilakukan Ending bersama-sama dengan Bendahara KONI Johny E Awuy. Keduanya memberikan 1 unit Toyota Fortuner hitam dan uang Rp300 juta kepada Mulyana. Selain itu, Mulyana diberikan kartu ATM debit BNI dengan saldo Rp100 juta, ponsel Samsung Galaxy Note 9 kepada Mulyana.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini