nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikatan Alumni Undip Apresiasi Kinerja Penyelenggara Pemilu & TNI-Polri

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 17:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 25 337 2048006 ikatan-alumni-undip-apresiasi-kinerja-penyelenggara-pemilu-tni-polri-D8bzsuYZrw.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) sebagai bagian dari komponen masyarakat turut menyikapi perkembangan dinamika nasional pasca-pelaksanaan Pemilu 2019.

IKA Undip menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kinerja KPU, Bawaslu dan DKPP berikut jajaran di bawahnya yang telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik sampai dengan saat ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Selain itu, IKA Undip juga mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah mengawal pesta demokrasi lima tahunan itu.

"IKA Undip menyatakan terima kasih kepada jajaran Polri dan TNI yang telah berhasil menciptakan situasi nasional yang kondusif demi terselenggaranya Pemilu yang baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan mendukung jajaran Polri dan TNI untuk mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang berniat untuk mengganggu penyelenggaraan Pemilu dan merongrong stabilitas nasional," ujar Ketua Umum IKA Undip, Maryono dalam siaran pers kepada Okezone, Kamis (25/4/2019).

Logo IKA Undip

IKA Undip juga meminta seluruh masyarakat dan peserta Pemilu baik Pileg maupun Pilpres, khususnya kepada pasangan calon 01 dan pasangan calon 02 berikut para pendukungnya untuk senantiasa bersabar menanti hasil perhitungan suara resmi dari KPU.

Pihaknya juga menyatakan simpati dan duka cita mendalam kepada para pahlawan demokrasi, yaitu para penyelenggara Pemilu dan jajaran aparat keamanan yang gugur dalam menjalankan tugas.

"Selanjutnya IKA Undip mengajak seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk secara bersama-sama mengawal pelaksanaan Pemilu sampai dengan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh KPU dan menghimbau kepada pihak-pihak yang tidak puas terhadap hasil tersebut untuk tetap berada dalam koridor hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini