nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau-1, Dirut PT PJB: Saya Gak Tahu Sama Sekali

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 13:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 25 337 2047893 diperiksa-terkait-suap-pltu-riau-1-dirut-pt-pjb-saya-gak-tahu-sama-sekali-y3TyF5sSDB.JPG Dirut PT Pembangkitan Jawa Bali, Iwan Agung Firstantara (Foto: Muhammad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (Dirut PT PJB), Iwan Agung Firstantara mengaku tidak tahu menahu soal pembagian fee terkait kasus suap dugaan pembangunan PLTU Riau-1. Hal itu dikatakannya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

"Enggak tahu sama sekali, enggak, enggak ya," kata Iwan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Iwan menjelaskan, dalam pemeriksaannya itu, tidak ada hal yang ditanyakan penyidik melainkan masih sama dengan pemeriksaan untuk para tersangka sebelumnya yakni Eni Saragih dan Idrus Marham.

"Sama saja seperti BAP dengan yang dulu-dulu. Sama ketiga tersangka ini, tidak ada hal yang baru. Ya, semua sudah terungkap dalam BAP dan sudah terungkap dalam persidangan," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, KPK dalam pemeriksaan ini memanggil enam orang saksi dalam penyidikan kasus suap dugaan pembangunan PLTU Riau-1 yang menyeret nama Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir itu.

Sidang Eni Saragih

Keenam orang saksi itu adalah Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso, Direktur Operasi PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) Dwi Hartono, Direktur Utama PT PJBI Gunawan Yudi Hariyanto.

Kemudian Plt Direktur Operasional PT PLN Batubara Djoko Martono, Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara, dan Kepala Divisi Independen Power Producer (IPP) PT PLN Muhammad Ahsin Sidqi.

Kendati demikian, baru dua orang saksi yang tampak memenuhi panggilan KPK keduanya yakni Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa Bali (Dirut PT PJB) Iwan Agung Firstantara dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Supangkat Iwan Santoso.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini