KPK Tetapkan Wali Kota Tasikmalaya Sebagai Tersangka

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 24 April 2019 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 337 2047594 kpk-tetapkan-wali-kota-tasikmalaya-sebagai-tersangka-scVVb6X6KU.jpg Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman usai diperiksa KPK (Arie/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut-sebut telah menetapkan status tersangka terhadap Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. Penyidik lembaga antirasuah hari ini menggeledah ruang kerja Budi Budiman di Kantor Wali Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ketua KPK Agus Rahardjo tak membantah saat dikonfirmasi tentang informasi Budi Budiman sudah tersangka. Tapi, Agus belum mau menjelaskan ke publik kasus yang diduga ikut menjerat Budi Budiman.

Dia berjanji akan mengumumkan perkembangan perkara itu dalam konferensi pers, pada Jumat 26 April 2019.

"Jumat konpers," kata Agus di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penetapan tersangka Budi Budiman terkait kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah yang meny‎eret pegawai Kemenkeu, Yaya Purnomo.

Apalagi, dalam persidangan Yaya Purnomo di Pengadilan Tipikor, Budi mengakui pernah berusaha mencoba mendapatkan anggaran untuk daerahnya ke pegawai Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Yaya Purnomo.

Pernyataan itu diakui ketika Budi dihadirkan sebagai saksi untuk Yaya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin 17 Desember 2018.

Budi mengaku mengenal Yaya lewat politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Puji Suhartono. Menurut Budiman, Yaya merupakan teman Puji sesama mahasiswa pascasarjana di Universitas Padjajaran.

(Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Akui Berupaya Titip Proposal Anggaran ke Pejabat Kemenkeu)

Dalam persidangan, Budiman mengaku lima kali bertemu Yaya. Pertemuan terjadi di kediaman Budi, di Hotel Sultan, dan di Hotel Aryaduta, Jakarta. Kemudian, bertemu di Hotel Kempinski dan di sebuah restoran di Jakarta.

(Baca juga: Diperiksa KPK, Wali Kota Tasikmalaya Akui soal Ini)

Budiman mengakui menyerahkan proposal Dana Insentif Daerah (DID) Rp 60 miliar dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 Kota Tasikmalaya Rp20 miliar kepada Yaya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini