nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Serahkan Proses Hukum Sofyan Basir ke KPK

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 24 April 2019 12:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 337 2047386 jokowi-serahkan-proses-hukum-sofyan-basir-ke-kpk-P9LDHkfqhh.jpg Jokowi (Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mempersoalkan penetapan Dirut PLN Sofyan Basir sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Negara menyerahkan sepenuhnya proses hukum Sofyan Basir kepada lembaga antirasuah itu.

"Iya, berikan kewenangan ke KPK untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hukum yang ada dalam hal ini korupsi," kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Rabu (24/4/2019).

 Baca juga: Jadi Tersangka KPK, Berapa Jumlah Harta Kekayaan Dirut PLN Sofyan Basir?

KPK menetapkan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1. Sofyan disebut menerima janji atau hadiah seperti mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham.

"SFB (Sofyan Basir) diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dengan jatah Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 23 April 2019.

 Baca juga: KPK: Sofyan Basir Terima Jatah Sama dengan Eni Saragih & Idrus Marham

Saut tak merinci berapa besaran uang suap yang diterima oleh Sofyan Basir. Berdasarkan dakwaan, Eni Saragih disebut menerima suap Rp4,7 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo. Sedangkan Idrus Rp2 miliar.

Sofyan diketahui sembilan kali melakukan pertemuan baik dengan Eni Saragih maupun Johanes Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

 Baca juga: KPK Tetapkan Dirut PLN Sofyan Basir sebagai Tersangka

Sembilan pertemuan itu pertama terjadi pada tahun 2016. Sofyan mengaku bertemu di rumah mantan Ketua DPR Setya Novanto. Saat itu hadir Eni Saragih dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN, Supangkat Iwan Santoso.

Lalu pertemuan kedua sekitar awal tahun 2017 di Kantor Pusat PLN saat Eni Saragih mengenalkan Johanes kepadanya. Selanjutnya pada 29 Maret 2017, Juli 2017, November 2017 di Hotel Fairmont Jakarta hingga yang terakhir pada 9 Juli 2018 Eni bertemu Sofyan di House of Yuen Dining and Restaurant Fairmont Hotel.

(rzy)

Berita Terkait

Korupsi PLTU Riau

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini