KPK Akan Periksa Menteri Agama Terkait Romi Hari Ini

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 24 April 2019 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 337 2047278 kpk-akan-periksa-menteri-agama-terkait-romi-hari-ini-zyNenf1pyD.jpg Menteri Agama (Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin terkait perkara kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Lukman sedianya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi. Nantinya keterangan Lukman akan melengkapi berkas penyidikan Romi.

 Baca juga: Dibantarkan di RS Polri, Penyakit Romi Masih Misterius

"Pada Rabu 24 April 2019 dijadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam perkara dugaan suap terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama RI, salah satunya Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama Republik Indonesia," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

 Menag

Secar paralel, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap anggota panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi Kemenag pada Sekeretariat Jenderal yakni Aulia Muttaqin Muhammad Amin dan staf khusus Menteri Agama Gugus Joko Waskito.

 Baca juga: KPK Periksa Kabag Mutasi Setjen Kemenag

"Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Romi," tutur Febri.

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. ‎ Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Romi.

 Baca juga: KPK Terus Koordinasi dengan Polri Terkait Kesehatan Romahurmuziy

Dalam perkara ini, Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Untuk memuluskan proses seleksi jabatan tersebut, ‎Muafaq dan Haris mendatangi kediaman Romi dan menyerahkan uang sebesar Rp250 juta pada 6 Februari 2019, sesuai dengan komitmen sebelumnya. Saat itu, KPK menduga telah terjadi pemberian suap tahap pertama.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini