nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alumni UNEJ Keluarkan Maklumat Sikapi Hangatnya Situasi Politik Pasca-Pemilu

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 11:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 23 337 2046894 pp-kauje-keluarkan-maklumat-sikapi-hangatnya-situasi-politik-pasca-pemilu-TWrK2aKxL7.jpg Ketum PP KAUJE, Ali Masykur Musa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pesta demokrasi lima tahunan melalui pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) secara serentak untuk pertama kalinya pada tahun 2019 telah berlangsung secara jujur dan adil dengan aman, tertib dan lancar. Partisipasi pemilih bahkan mencapai di atas 80% merupakan sebuah capaian fenomenal pasca-reformasi.

Oleh karenanya, Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (PP KAUJE) mengajak seluruh pihak mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP). Apresiasi yang sama diberikan kepada aparat keamanan TNI dan Polri, serta seluruh komponen yang telah berkerja keras untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 ini.

Kendati begitu, PP KAUJE masih melihat ada gejala semakin menghangatnya situasi politik pasca pemilu. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan semakin terkoyaknya tenun kebangsaan Indonesia. Untuk itu, PP KAUJE menyampaikan maklumat dan seruan.

"Mendorong dimanfaatkannya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi -dengan penuh integritas- untuk membuat semakin akuntabel dan transparannya pelaksanaan pemilu," ujar Ketua Umum PP KAUJE, Ali Masykur Musa dalam siaran persnya kepada Okezone di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, pihaknya juga meminta para pendukung Paslon 01 dan 02 untuk terus mengawal jalannya perhitungan resmi KPU dengan tetap menjaga rasa saling percaya dan saling menghargai, serta menjaga etika politik. Semua pihak pendukung baik 01 maupun 02 kata dia, sejatinya menahan diri dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memprovokasi terjadinya tindakan inkonstitusional.

Ilustrasi pemilu

"Mengimbau semua pihak untuk menunggu hasil perhitungan KPU yang merupakan acuan resmi sesuai konstitusi," kata dia.

Dia juga berujar bahwa NKRI dengan dasar negara Pancasila dan konstitusi UUD 1945 haruslah menjadi acuan gerak, tindakan dan patokan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

"Kami mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada dan seluruh civitas akademika PTN dan PTS seluruh Indonesia, serta semua komponen umat beragama untuk bersatu menciptakan kedamaian dan menjaga suasana tetap kondusif dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di negeri tercinta ini," katanya menutup.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini