nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Bom di Sri Lanka, MUI: Jadi Catatan Kelam Dalam Sejarah Perjalanan Hidup Manusia

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 22 April 2019 13:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 22 337 2046407 soal-bom-di-sri-lanka-mui-jadi-catatan-kelam-dalam-sejarah-perjalanan-hidup-manusia-niNazdoj4O.jpg Ilustrasi Ledakan

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras serangan bom secara berturut-turut yang menyasar tiga gereja, empat hotel dan sebuah rumah di Sri Lanka, Minggu 21 April 2019.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi menyayangkan peristiwa tersebut yang telah merenggut korban jiwa mencapai 215 orang dan lebih dari 400 orang lainnya terluka.

 Baca juga: PBNU: Bom Sri Lanka Kejahatan Kemanusiaan dan Bertentangan dengan Ajaran Agama

"Peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menjadi catatan kelam dalam sejarah perjalanan hidup manusia," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, apa pun alasannya tindakan brutal tersebut tidak dapat diterima akal sehat. Ajaran agama mana pun tidak membenarkan tindakan kekerasan, menebar ketakutan, membunuh orang yang tidak berdosa dan membunuh orang yang sedang melaksanakan ibadah.

 Baca juga: Ledakan Bom di Sri Lanka, Menag: Ini Tragedi Kemanusiaan

"Tindakan tersebut adalah perbuatan yang sangat biadab dan jauh dari nilai-nilai ajaran agama," ujarnya.

 https://img-k.okeinfo.net/content/2019/04/22/18/2046229/7-orang-ditangkap-usai-serangkaian-ledakan-bom-di-sri-lanka-MftxFIVFmk.jpg

Zainut menegaskan bahwa Islam adalah agama damai, di dalam peperangan saja diajarkan untuk tidak boleh membunuh perempuan, orang tua, anak-anak, para rahib, pendeta, merusak bumi, memutilasi mayat, merusak rumah ibadah dan lain sebagainya.

 Baca juga: Kutuk Teror Bom Sri Lanka, GP Ansor: Tindakan Keji dan Merobek Peradaban Manusia

"Maka sangat menyedihkan jika ada sekelompok orang yang mengatas namakan agama melakukan tindakan brutal dan sadis. Hal tersebut hakekatnya justru menodai kesucian ajaran agama," imbuhnya.

MUI meminta kepada pemerintah agar memelopori diselenggarakannya pertemuan negara-negara untuk melawan ancaman terorisme di dunia. Karena hal tersebut merupakan ancaman bagi perdamaian umat manusia.

"MUI juga menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada masyarakat Sri Lingka atas peristiwa tersebut, semoga masyarakat Sri Langka khususnya keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah tersebut," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini