nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Imbau Massa Pendukung Tidak Konvoi Usai Penghitungan Suara Quick Count

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 14:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 16 337 2044200 polisi-imbau-masa-pendukung-tidak-konvoi-usai-penghitungan-suara-quick-count-HmClwDOd4a.jpg Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengimbau kepada para pendukung pasangan calon atau timses presiden dan wakil presiden untuk tidak melakukan kegiatan memobilisasi masa pasca penghitungan suara versi quick count. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi sejumlah hal yang tidak diinginkan.

"Pasca penghitungan suara yang dikeluarkan oleh quick count, ini pak menteri, pak Kapolri juga menyampaikan untuk pasangan calon atau timses masing-masing yang ada di wilayah tidak memobilisasi massa. Apalagi melaksanakan kegiatan konvoi kemenangan, juga kegiatan yang sifatnya perayaan kemenangan secara awal," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (16/4/2019).

Baca Juga: Polisi Tetapkan Wabup Padang Lawas Utara Tersangka Politik Uang

Polisi

Dedi mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi terhadap masyarakat yang meminta izin untuk memobilisasi massa dalam rangka untuk merayakan kemenangan secara awal atau quick count.

"Karena kita masih menunggu, masyarakat diminta bersabar menunggu proses penghitungan suara secara final di tingkat nasional oleh KPU. Karena KPU merupakan lembaga resmi yang memiliki kompetensi untuk mengumumkan hasil pemilu secara nasional, karena itu sangat rawan provokasi dan terjadi konflik," paparnya.

Apabila itu tetap dilakukan lanjutnya, petugas di lapangan akan menghentikan dan mengimbau untuk kembali tidak melakukan hal tersebut.

"Apabila nanti ada unsur pidana di situ polisi tidak segan menindak tegas. Ini rawan. Kami selalu mengimbau, kita berharap masyarakat untuk tenang," tuturnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini