nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

95 Orang Dihukum Mati di Indonesia dalam 2 Tahun

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 10 April 2019 18:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 10 337 2041706 95-orang-dihukum-mati-di-indonesia-dalam-2-tahun-dvG1vxH8Ye.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Amnesty Internasional Indonesia mencatat sepanjang 2017 hingga 2018 ada 95 orang divonis hukuman mati di Indonesia karena tersangkut berbagai kasus kejahatan, dominannya narkoba. Sebagian di antaranya adalah warga negara asing (WNA).

Tahun lalu ada 48 orang divonis hukuman mati. Angka ini meningkat dibandingkan pada 2017 yang hanya 47 orang.

"Pada tahun 2018 tercatat ada 48 narapidana," kata Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2019).

Usman membeberkan dari 48 yang dihukum mati itu 39 orang di antaranya divonis gara-gara kasus narkoba. Dari 39 orang itu, 15 di antaranya warga negara asing (WNA). (Baca Juga: 'Surat Cinta' Polda Sumsel untuk Letto Cs yang Divonis Mati Gara-Gara Narkoba)

Selain narkoba, ada ada delapan orang divonis mati karena kasus pembunuhan dan satu orang lagi gara-gara jadi dalang terorisme. Pada 2017, ada 47 orang divonis mati. Rinciannya 33 orang dihukum mati karena kasus narkoba, 14 kasus pembunuhan.

“10 orang di antaranya merupakan WNA," ujar Usman.

Ilustrasi

Usman mengatakan, meski di Indonesia terdapat moratorium eksekusi mati, namun pengadilan masih tetap menjatuhkan hukuman mati kepada pelaku kejahatan karena masih tersedia pasal-pasal yang mengatur hukuman mati dalam undang-undang.

(Baca Juga: Menkumham Pastikan Pembebasan Terpidana Bali Nine Sesuai Prosedur)

Usman khawatir penerapan hukuman mati terhadap warga asing akan menyebabkan keretakan diplomatis antarnegara. Dia pun meminta DPR merevisi pasal-pasal yang mengatur hukuman mati.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini