nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Enam Eks Anggota DPRD Sumut Didakwa Terima Suap dari Gatot Pujo Nugroho

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 16:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 10 337 2041638 enam-eks-anggota-dprd-sumut-didakwa-terima-suap-dari-gatot-pujo-nugroho-3bZjbG9nlD.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa enam mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Enam mantan anggota DPRD didakwa menerima suap dengan jumlah yang berbeda-beda.

Keenam mantan anggota DPRD Sumut itu yakni Tonnies Sianturi, Tohanan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe, Dermawan Sembiring, Arlene Manurung dan Syahrial Harahap.

Tonnies diduga menerima suap sebesar Rp865 juta, Tohanan sebesar Rp772,5 juta, Murni Elieser sebesar Rp527,5 juta, serta Dermawan sebesar Rp577,5 juta. Sedangkan Arlene dan Syahrial masing-masing didakwa menerima suap sebesar Rp 477,5 juta.

"Melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubunganya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut, menerima hadiah atau janji," kata Jaksa Luki Dwi Nugroho saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Menurut Jaksa, suap yang diberikan Gatot kepada para mantan legislator Sumut tersebut untuk melancarkan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pemprov (LPJP) Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2012 dan pengesahan Perubahan APBD Sumut Tahun Anggaran 2013.

Selain itu, uang suap disinyalir juga untuk pengesahan APBD Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2014, pengesahan Perubahan APBD TA 2014 dan 2015.

Atas perbuatanya, keenam legislator Sumut didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini