nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terduga Teroris Pelaku Penusukan 4 Anggota Polisi Terkoneksi Kelompok Abu Hamzah

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 14:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 05 337 2039470 terduga-teroris-pelaku-penusukan-4-anggota-polisi-terkoneksi-kelompok-abu-hamzah-NFL5x7wCpO.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bila para terduga teroris yang melakukan penusukan terhadap empat anggota polisi merupakan kelompok jaringan Ansharut Daulah (JAD) yang terkoneksi dengan kelompok Abu Hamzah.

"(Mereka) Jaringan JAD dengan amir (pemimpin) berinisial A (Jawa Barat dan Jawa Timur) yang terkoneksi dengan JAD Sibolga Abu Hamzah (AH)," ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019).

Namun Dedi belum bisa merinci secara jauh terkait jumlah para terduga terduga teroris yang sudah diamankan oleh pihaknya. Sebab saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif.

 Baca juga: Tangkap Terduga Teroris di Jabar, 4 Anggota Polri Terluka karena Senjata Tajam

"Saya tidak sebut karena masih pendalaman oleh Densus," tegas Dedi.

Namun demikian, Dedi memastikan bahwa tindak terorisme yang dilakukan kelompok tersebut bukanlah berkaitan dengan Pemiluhan Umum (Pemilu). Tetapi tindakan kelompok itu murni aksi terorisme yang menyasar aparatur kepolisian yang tengah bertugas sebagai target sasaran.

 Baca juga: Jalani Masa Tahanan 4 Tahun, Napi Teroris Ridwan Sungkar Bebas

"Yang jelas kejadian ini tidak ada kaitan Pemilu, karena ini adalah kejahatan extraordenary dengan sasaran polisi," terang Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut ada empat anggota polisi yang terluka akibat ditusuk ketika melakukan penyergapan terhadap terduga teroris di kawasan Jawa Barat (Jabar).

 Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Kelompok JAD di Bandung

"Jumlah anggota 4 ya yang terluka pada saat penangkapan," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 4 April 2019

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini