Share

PBNU : Jadikan Peringatan Isra Mikraj sebagai Lambang Pemersatu Umat

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 03 April 2019 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 03 337 2038492 pbnu-jadikan-peringatan-isra-mikraj-sebagai-lambang-pemersatu-umat-xDBju4ZIFh.jpeg Ketua PBNU, Marsudi Syuhud. (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud, meminta masyarakat agar menjadikan peristiwa Isra Mikraj sebagai lambang pemersatu umat.  

“Isra Miraj merupakan peringatan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, yakni paling penting, jadikanlah peristiwa ini menjadi lambang pemersatu umat,” katanya kepada Okezone, Rabu (3/4/2019).

Ia mengajak semua pihak untuk bersatu di tengah perbedaan. Marsudi mengimbau masyarakat untuk bersatu demi kepentingan bangsa.

“Intinya adalah merapatkan saf barisan bangsa Indonesia untuk tetap satu dalam berupaya berbangsa dan bernegara. Meski beda pendapat, beda fikiran, beda khayalan, beda keinginan, itu tetap pada titik yang berpikir yang sama, yang memajukan bangsa Indonesia,” katanya.

Isra Mikraj di Monas. (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)

Dalam peristiwa Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah berupa salat lima waktu. Salat lima waktu itu merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim. Dalam menjalankan ibadah salat yakni berjamaah dibutuhkan imam sebagai seorang pemimpin.


Baca Juga : Isra Mikraj, Momentum Umat Tingkatkan Kualitas Diri untuk Pembangunan Bangsa

“Jadi itulah pelajarannya. Kita butuh seorang imam. Seorang imam harus dipatuhi. Begitu juga jika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni mencari seorang presiden (pemimpin negara) yang wajib diikuti,” tuturnya.


Baca Juga : Anies hingga Dubes Negara Islam Hadiri Isra Mikraj Majelis Rasulullah di Monas

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini