nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesaksian Karyawan Ratna Sarumpaet yang Merasa Terpukul Dibohongi soal Muka Lebam

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 13:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 02 337 2038221 kesaksian-karyawan-ratna-sarumpaet-yang-merasa-terpukul-dibohongi-soal-muka-lebam-JQRv5Te0wD.jpg Sidang Ratna Sarumpaet hadirkan karyawannya (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Karyawan Ratna Sarumpaet, Saharudin mengaku sempat dikumpulkan bersama dengan 2 orang karyawan lainnya, yakni Makmur Julianto Alias Pele, Ahmad Rubangi serta anaknya Iqbal. Dikumpulkannya terkait keterangan mengenai berita muka lebam Ratna Sarumpaet yang beredar saat itu.

Itu disampaikan Saharudin dalam keterangannya sebagai saksi fakta yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

 Baca juga: Ratna Sarumpaet Bantah Kesaksian Sopirnya terkait Konpers Prabowo

"Pukul 07.00 saya terima info dari Ibu Siane terkait dengan PDF Polda Metro Jaya yang beredar di media sosial terkait kasus ka Ratna yang kesimpulannya saya tangkap bahwa ka Ratna operasi plastik," kata Saharudin di persidangan, Selasa, (2/4/2019).

 Ratna Sarumpaet

Mendapat informasi itu, Saharudin langsung menemui Ratna yang sedang berada di kamar untuk memberi tahu bahwa ada informasi tersebut sekaligus mengonfirmasi kebenaran.

"Kakak tak jawab, tutup pintu. (Kemudian) kita dikumpulkan, saya Bangi, Pele dan anak lalu bilang kalau kakak berbohong," ungkapnya.

 Baca juga: Sambil Menangis, Ratna Mengaku ke Drivernya Habis Dipukuli Orang

Mendengar kebenaran itu Saharudin mengaku, sangat terpukul lantaran dibohongi oleh Ratna. "Karena kakak sudah seperti ibu saya sendiri. Saya tidak menyangka," ucapnya.

Tak lama setelah itu tambahnya Ratna meminta untuk menyiapkan konferensi pers untuk mengakui kebohongannya itu. "Dia bilang kebohongan ini tidak mau lama-lama dia simpan," tukasnya.

Sebelumnya, kasus hoaks Ratna sendiri bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

Namun, tiba-tiba Ratna mengklarifikasi kalau berita penganiayaan terhadap dirinya itu bohong. Ratna mengaku mukanya lebam habis menjalani operasi plastik. Akibatnya, hampir seluruh masyarakat tertipu olehnya.

 Baca juga: Empat Saksi yang Dihadirkan JPU dari BPN dan Staf Ratna Sarumpaet

Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Thn 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Thn 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini