nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratna Sarumpaet Bantah Kesaksian Sopirnya terkait Konpers Prabowo

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 12:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 02 337 2038170 ratna-sarumpaet-bantah-kesaksian-sopirnya-terkait-konpers-prabowo-HxPTR8o1H6.jpg Persidangan Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan (Foto: Muhamad Rizky)

JAKARTA - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet keberatan dengan kesaksian sopir pribadinya, Ahmad Rubangi yang menyebutnya keberatan dengan adanya konferensi pers (konpers) yang dilakukan Prabowo Subianto.

Kepada majelis hakim, ia meluruskan bahwa bukan keberatan dengan konpers melainkan keberatan untuk hadir dalam konpers tersebut.

"Di konpers Prabowo saya tidak mengatakan saya tidak keberatan jumpa pers itu, tapi saya keberatan ikut menghadiri, itu saja," kata Ratna di persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

(Baca Juga: Sopir Sebut Ratna Sarumpaet Tak Setuju Prabowo Konpers

Ratna menambahkan, soal keberadaan anaknya pada 1 dan 2 Oktober 2018 yang tengah sibuk dengan pekerjaannya di luar negeri, bukan karena tidak perhatian. Namun, memang sedang ada pekerjaan di luar negeri.

"Saya cuma mau meluruskan beberapa. Tanggal 1 sampai tanggal 2 anak saya sedang syuting di Malaysia, jadi bukan mereka tidak ada perhatian. Fathom (Fathom Saulina) tanggal 2 nginap di rumah enggak mungkin dia enggak tahu," ujarnya.

(Baca Juga: Empat Saksi yang Dihadirkan JPU dari BPN dan Staf Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet

Sebelumnya, dalam kesaksiannya, sopir Ratna mengaku sempat mengantar Ratna Sarumpaet ditemani dengan dua orang karyawan majikannya, yakni Saharudin dan Makmur Julianto alias Pele ke wilayah Sentul, Bogor. Saat pulang, ia mendengar akan ada konpers soal pemukulannya dan keberatan dengan hal itu.

"(Dalam perjalanan pulang) saya dengar Pak Prabowo mau ada konpers soal pemukulan ibu. Ibu sebenarnya enggak setuju dengan adanya jumpa pers," ucapnya.

Adapun kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

(Baca Juga: Sambil Menangis, Ratna Mengaku ke Drivernya Habis Dipukuli Orang

Namun, tiba-tiba Ratna mengklarifikasi kalau berita penganiayaan terhadap dirinya itu bohong. Ratna mengaku mukanya lebam habis menjalani operasi plastik. Akibatnya, hampir seluruh masyarakat tertipu olehnya.

Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua Pasal 28 Ayat (2) jo 45A Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini