nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambil Menangis, Ratna Mengaku ke Drivernya Habis Dipukuli Orang

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 11:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 02 337 2038148 sambil-menangis-ratna-mengaku-ke-drivernya-habis-dipukuli-orang-YZBtkODeVS.jpg Sidang Ratna Sarumpaet (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Sidang lanjutan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet dengan agenda memeriksa empat orang saksi kembali dilaksanakan. Salah seorang saksi merupakan sopir pribadi Ratna yakni Ahmad Rubangi.

Dalam persidangan Ahmad mengatakan bahwa Ratna sudah tidak terlihat di rumahnya pada tanggal 21 September 2018. Namun pada 24 September 2018 Ia mendapat pesan singkat melalui WhatsApp dari Ratna yang mengatakan akan segera kembali ke rumahnya.

 Baca juga: Empat Saksi yang Dihadirkan JPU dari BPN dan Staf Ratna Sarumpaet

"Beliau (Ratna) kembali tanggal 24 (September 2019) malam sekitar jam 21.15 WIB waktu itu ibu ngabarin beliau akan segera sampai di rumah. Beliau ngabarin kondisinya sakit terus minta dibukain pintu depan," kata Ahmad di ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, (2/4/2019).

 Ratna Sarumpaet

Sekitar pukul 21.30 WIB Ratna tiba di kediamannya yang terletak di Kawasan Kampung Melayu, Tebet, Jakarta Selatan. Ahmad kemudian menghampiri Ratna yang menggunakan taksi dan membawakan tas serta mengantarnya ke dalam kamar.

 Baca juga: Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, JPU Hadirkan Empat Saksi

"Setelah sampai di kamar saya diminta manggil pak Sahar (Saharudin) dan pak Pele (Makmur Julianto) ke kamar. Di situ seinget saya beliau bilang abis dipukulin orang, tapi saya kurang jelas karena sambil keluar masuk ruangan terus ibu menangis dan saya diminta keluar lagi," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Ahmad, dirinya hanya diminta Ratna untuk menyiapkan air hangat. Ratna juga tidak ada aktivitas keluar rumah hingga pada tanggal 27 September 2018.

 Baca juga: Rekaman CCTV Buktikan Ratna Sarumpaet Keluar dari RS Usai Operasi

"Saya hanya diminta menyiapkan air hangat mungkin untuk lap muka karena saya kurang tahu saya antar terus keluar. Itu saya antar semacam satu panci (air hangat)," tukasnya.

Diketahui sebelumnya dalam sidang lanjutan ini, JPU menghadirkan empat orang saksi yakni, Ahmad Rubangi, Sahrudin, dan Makmur Julianto yang diketahui merupakan staf Ratna, dan Nanik S Deyang adalah Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga dan Ketua Yayasan Merah Putih.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini