Nusron Wahid Ambil Alih Jabatan Bowo Sidik di Golkar Usai OTT KPK

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 28 Maret 2019 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 28 337 2036278 nusron-wahid-ambil-alih-jabatan-bowo-sidik-di-golkar-usai-ott-kpk-hkrJ5oECUr.jfif Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich (tengah) memberi keterangan pers (Fahreza/Okezone)

JAKARTA – Bowo Sidik Pangarso diberhentikan dari jabatan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I DPP Partai Golkar usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus dugaan suap distribusi pupuk.

Jabatan yang sebelumnya diduduki Bowo Sidik kini diambil alih sementara oleh Nusron Wahid yang juga Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan DPP Golkar.

Pergantian itu atas persetujuan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Dia memanggil Nusron Wahid untuk mengambil alih posisi Bowo Sidik yang diberhentikan dan dicopot dari anggota DPR RI pasca-kena OTT.

"Tadi malam beliau (Nusron Wahid) dipanggil Ketum (Golkar) dan diberi arahan untuk sementara jabatan Korbid Jateng I diambil alih Pak Nusron," kata Sekjen Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus dalam konferensi pers di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (28/3/2019) sore.

Nusron Wahid (Okezone)

Lodewijk berharap langkah antisipatif ini dapat menetralisasi situasi sehingga kerja pemenangan Pemilu 2019 Partai Golkar tidak terganggu terkait kasus Bowo Sidik.

Menurutnya kasus yang membelit Bowo Sidik merupakan persoalan pribadi dan tidak berkaitan dengan partai.

"Insya Allah langkah ini bisa menetralisir situasi," ujarnya.

(Baca juga: Kena OTT KPK, Anggota DPR dari Golkar Bowo Sidik Punya Kekayaan Rp10,4 M)

Bowo Sidik Pangarso yang merupakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar terjaring OTT KPK, Rabu 27 Maret malam. Selain dia, ada enam orang lagi yang diamankan petugas termasuk dari unsur BUMN dalam OTT.

Mereka diciduk petugas antirasuah diduga gara-gara korupsi terkait distribusi pupuk.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini