Kena OTT KPK, Bowo Sidik Resmi Dicopot dari Golkar dan DPR

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 28 Maret 2019 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 28 337 2036222 kena-ott-kpk-bowo-sidik-resmi-dicopot-dari-golkar-dan-dpr-GVuMqnxvQI.jpg

JAKARTA - Partai Golkar resmi memberhentikan Bowo Sidik Pangarso dari kepengurusan partai, dan sebagai anggota DPR karena terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada kasus dugaan dugaan suap distribusi pupuk.

Bowo diketahui menjabat sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I DPP Partai Golkar dan Anggota Komisi VI DPR. Kedua jabatannya tersebut resmi dicopot.

"Partai Golkar telah mengambil langkah organisasi yang tegas sesuai AD/ART untuk memberhentikan Saudara Bowo sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I dan jabatan lainnya yang terkait Partai Golkar," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus di kantornya, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (28/3/2019) sore.

 ssd

"Termasuk memproses penggantiannya sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar," sambungnya.

Pemberhentian itu, kata Lodewijk, untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk menyelesaikan kasus hukum yang membelitnya. Dia menegaskan bahwa kasus ini tidak berkaitan sama dengan Partai Golkar.

"Kasus yang dihadapi yang bersangkutan sama sekali enggak berkaitan dengan Golkar," imbuhnya.

Diwartakan sebelumnya, Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso ikut terjaring operasi senyap yang dilancarkan KPK. Ada tujuh orang yang diamankan petugas termasuk dari unsur BUMN dalam OTT, Rabu 28 Maret kemarin hingga dini hari tadi.

Mereka diciduk petugas antirasuah diduga gara-gara korupsi terkait distribusi pupuk. Bowo Sidik yang diduga ikut dibawa merupakan anggota Komisi VI dengan ruang lingkup kerja membidangi masalah industri, investasi dan persaingan usaha. Salah satu mitranya adalah BUMN.

sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini