Satgas Antimafia Bola Beberkan Motif Joko Driyono Hilangkan Barang Bukti

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 26 Maret 2019 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 337 2035006 satgas-antimafia-bola-beberkan-motif-joko-driyono-hilangkan-barang-bukti-2YPLqQN0VS.jpg Korupsi (Okezone)

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri mengungkap motif atau alasan dari Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) melakukan dugaan penghilangan barang bukti perkara skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

Menurut Ketua Satgas Antimafia Bola Polri Brigjen Hendro Pandowo, setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan, motif dihilangkannya barang bukti itu diketahui bertujuan untuk melenyapkan data dan informasi mengenai adanya dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia.

 Baca juga: Joko Driyono Ditahan karena Rusak Barang Bukti Terkait Pengaturan Skor Bola

"Motifnya untuk mengaburkan sehingga barang bukti yang kita butuhkan tidak ada sehingga kami tidak bisa gali lebih dalam pengaturan skor lain," kata Hendro, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

 https://img.okeinfo.net/content/2019/03/21/337/2033009/beralasan-sibuk-kerja-joko-driyono-mangkir-dari-pemeriksaan-polisi-8OkoWGTEjk.jpg

Saat ini, Polisi resmi Jokdri terkait kasus dugaan menghilangkan alat bukti. Dalam hal ini, diduga ada keterkaitan dengan dugaan pengaturan skor dengan laporan eks manager Persibara Banjarnegara, Lasmi.

Hendro menambahkan, dugaan keterkaitan Joko dalam kasus pengaturan skor terlihat saat penyidik sedang mendalami kasus pengaturan skor yang menjerat salah satu anggota Komdis PSSI atas laporan Lasmi.

 Baca juga: Joko Driyono Diperiksa Satgas Antimafia Bola Terkait Aliran Dana di Rekening

"Ada kelengkapan dokumen yang harus kami cari dari kantor Komdis. Saat kita butuhkan itu yang dirusak. Sehingga ada keterkaitannya antara penetapan JD sebagai tersangka penahanan dengan laporan polisi bu Lasmi yang sudah kami lakukan penahanan 6 tersangka sebelumnya," ujar Hendro.

Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga kuat sebagai aktor intelektual perusakan terhadap barang bukti skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Saat ini, Jokdri sudah dicegah bepergian ke luar negeri.

Polisi mendapatkan informasi tersebut berdasarkan tiga orang tersangka yang sudah ditangkap terkait dengan kasus perusakan barang bukti itu. Ketiga orang yang terlebih dahulu ditangkap adalah, M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur.

 Baca juga: Satgas Antimafia Bola Jadwal Ulang Pemeriksaan Joko Driyono

Mereka masuk ke Kantor Komdis PSSI yang telah dipasangi garis polisi untuk mengambil barang bukti berupa rekaman CCTV, laptop, ponsel, dan beberapa dokumen.

Padahal area yang disegel dengan garis polisi tidak boleh diakses karena dalam proses penegakan hukum. Ketiga tersangka yang ditangkap adalah berprofesi sebagai office boy di Kantor PSSI, supir dan Stafnya Joko Driyono.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini