nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenazah Terduga Teroris yang Bunuh Diri Dimakamkan di Jakarta

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 15:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 22 337 2033605 jenazah-terduga-teroris-yang-bunuh-diri-dimakamkan-di-jakarta-Qv3xuxtW86.jpg Ilustrasi Mayat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi memastikan terduga teroris Y alias Khodihah yang meninggal dunia pada Senin 18 Maret 2019 lantaran meminum cairan pembersih lantai kala menjalani masa tahanan di Mapolda Metro Jaya.

"Hasil labfor bahwa identik apa yang ada dalam isi perutnya yang disampaikan oleh dokter forensik dengan hasil olah TKP emang ditemukan cairan pembersih lantai yang diminum," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2019).

Diketahui Y alias Khodijah ditangkap di Klaten, Jawa Tengah, pada 14 Maret 2019. Dia diduga terlibat dalam kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Husain alias Abu Hamzah yang dibekuk di Sibolga, Sumatera Utara.

Dedi menyatakan pihaknya sempat memberikan pertolongan kepada Khodijah dengan membawanya ke RS Polri. Namun nasib berkata lain, ia tewas usai mendapatkan perawatan selama 8 jam.

"Sempat ditolong oleh tim medis, ternyata tidak tertolong. Akhirnya meninggal dunia," jelasnya.

Baca Juga: Perempuan Terduga Teroris Asal Klaten Ternyata Tewas Bunuh Diri Menenggak Cairan Pembersih

Mayat

Dedi meyakini pelaku sengaja ingin mengakhiri hidupnya. Berdasarkan pemahaman kelompok teroris, sambung Dedi, bunuh diri dalam rangka melawan aparat yang disebut sebagai toghut diyakini sebagai syahid yang dijamin masuk surga.

"Yang bersangkutan memang bunuh diri karena mungkin memang tidak bisa melakukan perlawanan yang dalam (kepada aparat)," terang Dedi.

Saat ini, jenazah Y sendiri sudah dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Sslatan. Hal itu sesuai dengan permintaan pihak keluarga yang ingin di makamkan di Jakarta.

"Permintaan keluarga. Soalnya gini kalau ke suami dan anaknya kan mereka sudah pisah walaupun tidak secara resmi cerai karena dia memiliki aliran yang berseberangan dan Khodijah ini lebih memiliki keinginan untuk segera menikah dengan Abu Hamzah (terduga teroris asal Sibolga). Mungkin dari pihak keluarga dekatnya sudah enggak usah dibawa ke Klaten, di Jakarta saja," bebernya.

Baca Juga: Polisi Benarkan Baku Tembak Senjata Tewaskan 3 Kelompok MIT

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini