nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lucas Geram Terhadap Vonis Hakim 7 Tahun Penjara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 22:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 20 337 2032838 lucas-geram-terhadap-vonis-hakim-7-tahun-penjara-PjTs1HfNGl.jpg

JAKARTA - Advokat Lucas geram dengan hasil putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Sebab, Hakim mengganjar Lucas dengan pidana tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp600 juta subsidair enam bulan kurungan.

Lucas merasa tidak adil terkait putusannya, karena Hakim dinilainya lebih berat ke Jaksa penuntut umum. Tak hanya itu, tekan Lucas, semua isi dakwaan dipertimbangkan majelis hakim tanpa melihat lagi fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

"Ini persis saja hakim dicocokin hidungnya bagai kerbau, karena apa? Menurut saya apa yang didakwakan tim Jaksa semua pertimbangan jaksa diterima. Bila begitu kita lebih baik tidak sidang, untuk apa fakta persidangan itu, untuk apa," kata Lucas usai mendengarkan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).

Lucas menilai, sejumlah fakta tidak dibaca oleh majelis hakim. Padahal, klaim Lucas, saksi-saksi sudah membantah bahwa ia terlibat merintangi proses penyidikan KPK terhadap Eddy Sindoro.‎

(Baca Juga: Lucas Akan Tuntut Ganti Rugi ke KPK terkait Blokir Rekening)

"Kalau dibaca akan nampak jelas sekali bahwa saya sama sekali tidak terlibat. Soal tuduhan menyangkut hubungan telepon itu bohong besar. Pembicaraan facetime itu bukan saya, itu Jimmy," kata Lucas.

‎Jimmy sendiri merupakan rekan bisnis Eddy Sindoro, yang diduga membantu pelarian Eddy Sindoro. ‎Dalam persidangan ini juga terungkap nama Jimmy, namun sampai persidangan rampung, jaksa tidak menghadirkannya menjadi saksi.

‎"Jadi tidak ada satu orang saksipun yang menyatakan‎ itu Lucas," kata Lucas.

Lucas memandang Hakim hanya mengkopi surat dakwaan jaksa dan tuntutan jaksa. Lucas mengaku sangat kecewa mutu peradilan ini, karenanya, dia akan banding.

"Persidangan kita yang panjang sekian bulan ini, fakta-fakta persidangan tidak ditimbang sama sekali. Bahkan tidak dibaca sama sekali. Ternyata susah sekali mencari keadilan di negera ini. Mudah-mudahan di tingkat pengadilan Tinggi atau Mahkamah Agung saya mendapat keadilan," kata Lucas.

(Baca Juga: KPK Siap Hadapi Upaya Hukum Banding Lucas)

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis Advokat Lucas dengan pidana tujuh tahun penjara. Selain pidana pokok, Lucas juga diwajibkan membayar denda Rp600 juta subsidair enam bulan kurungan.

Hakim menyakini bahwa Lucas terbukti secara sah bersalah secara bersama-sama membantu pelarian mantan Petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro ke luar negeri. Padahal, saat itu Eddy Sindoro merupakan buronan KPK.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini