nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Siap Hadapi Upaya Hukum Banding Lucas

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 20:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 20 337 2032794 kpk-siap-hadapi-upaya-hukum-banding-lucas-whva3oXVuT.JPG Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang memvonis bersalah advokat Lucas dengan pidana tujuh tahun penjara dan Rp600 juta subsidair enam bulan kurungan.

KPK sendiri masih pikir-pikir terhadap upaya hukum lanjutan terhadap vonis Lucas tersebut. Namun, KPK mengaku siap untuk menghadapi upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi DKI yang akan diajukan oleh Lucas.

"Jika pihak terdawa banding, KPK memastikan akan menghadapi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Febri mengimbau, agar putusan Lucas dapat menjadi pembelajaran bagi pihak-pihak lain untuk sama-sama menghormati proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Serta, tidak menghalang-halangi proses penegekan hukum KPK.

"Imbauan ini kami harap dipahami terkait semua perkara. Agar tidak perlu ada lagi advokat, pejabat, atau pihak swasta yang terjerat Pasal 21 tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, hakim menyakini bahwa Lucas terbukti secara sah bersalah secara bersama-sama membantu pelarian mantan Petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro ke luar negeri. Padahal, saat itu Eddy Sindoro merupakan buronan KPK.

Dalam pertimbangannya, Hakim menyebut bahwa Lucas tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan tidak berterus terang selama persidangan. Hal itu yang memberatkan putusan Lucas. Sementara yang meringankan, Lucas dianggap belum pernah dihukum dan masih memiliki tanggungan keluarga.

Sidang Lucas

Atas perbuatannya, Lucas dijerat hakim dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Korupsi ‎juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Diketahui, putusan tersebut jauh lebih rendah dari tuntutan yang diajukan tim Jaksa. Sebelumnya, Jaksa KPK menuntut 12 tahun penjara dan denda 600 juta subsider enam bulan kurungan terhadap Lucas.

Menanggapi putusan tersebut, Lucas kecewa dan menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding. "Saya kecewa walaupun saya menghormati putusan. Saya menolak putusan ini. Saya menyatakan banding," ujarnya.

Sementara, pihak Jaksa KPK mengaku akan pikir-pikir untuk lakukan upaya hukum. Mengingat putusan masih jauh di bawah tuntutan jaksa.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini