MA Kabulkan PK Choel Mallarangeng, Hukumannya Menjadi 3 Tahun Penjara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 19 Maret 2019 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 337 2032175 ma-kabulkan-pk-choel-mallarangeng-hukumannya-menjadi-3-tahun-penjara-8SOuuuKEcR.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng. ‎Adik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, tersebut dihukum menjadi tiga tahun penjara.

Awalnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menghukum Choel dengan pidana tiga tahun enam bulan penjara serta denda sebesar Rp250 juta subsidair tiga bulan kurungan. Namun, setelah PK dikabulkan, Choel hanya akan dihukum tiga tahun penjara.

"Sebelumnya dihukum 3 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tipikor sekarang putusan PK menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun," kata Jubir MA, Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2019).

Choel sendiri terbukti terlibat dalam kasus korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Jawa Barat.

Vonis terhadap PK Choel Mallarangeng diputuskan oleh Majelis Hakim MA yang terdiri dari Salman Luthan sebagai Ketua Majelis Hakim dengan anggota hakim agung Prof Abdul Latief dan hakim agung Sri Murwahyuni pada Kamis, 14 Maret 2019.

 s

Andi Samsan Nganro menjelaskan mengenai pengertian kabul dalam putusan PK ini. Dijelaskannya, permohonan PK Choel dikabulkan sepanjang mengenai pemidanaan sesuai Pasal 266 ayat (2) huruf b angka 4 KUHAP, yaitu memberikan putusan dengan menerapkan ketentuan pidana yang lebih ringan. Sebab, Pemohon PK telah mengembalikan seluruh uang yang telah diterimanya.

"Sehingga menurut Majelis hakim PK, adalah beralasan dan sesuai rasa keadilan apabila pengembalian uang tersebut dipertimbangkan oleh Majelis hakim PK sebagai salah satu alasan yang meringankan pidana penjara yang dijatuhkan oleh Pengadikan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," katanya.

Diketahui sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 3,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair tiga bulan kurungan terhadap Choel. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU KPK yakni 5 tahun penjara.

Majelis Hakim menilai Choel terbukti memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam proyek P3SON di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dari penghitungan BPK, Choel terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp464,3 miliar.

 ss

Choel bersama kakaknya Andi Mallarangeng yang saat itu menjabat sebagai Menpora ikut mengarahkan proses pengadaan barang jasa proyek pembangunan P3SON di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada 2009.

Choel Mallarangeng dan Andi Mallarangeng dinilai terbukti menerima uang sebesar Rp2 miliar dan USD 550 ribu dari sejumlah pihak yang diuntungkan terkait proyek tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini