Jokowi Minta Pemprov DKI Segera Putuskan Tarif MRT

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 19 Maret 2019 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 337 2032165 jokowi-minta-pemprov-dki-segera-putuskan-tarif-mrt-UhuAIh43ch.jpg Presiden Jokowi bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Meninjau Proyek MRT (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Pemprov DKI segera memutuskan tarif Moda Raya Transportasi (MRT) sebelum dirinya meresmikan moda transportasi massal berbasis rel dalam tanah tersebut pada Minggu 24 Maret 2019.

Kepala Negara menerangkan bahwa keputusan tarif MRT itu berada di tangan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan DPRD DKI Jakarta.

Didampingi Gubernur Anies, Presiden Jokowi Jajal MRT Jakarta

(Baca Juga: Bawa Sejumlah Menteri, Jokowi Jajal MRT Bikin Heboh Warga) 

"Tarifnya segera ini. Keputusan ini ada di gubernur segera diputuskan ya kalau bisa sebelum peresmian," kata Jokowi saat menjajal MRT Fase I, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Jokowi juga meminta Pemprov DKI dapat memberikan anggaran subsidi yang besar untuk tarif MRT Fase I. Menurut dia, kebijakan fiskal pemerintah Ibu Kota juga dinilai mampu memberikan subsidi untuk MRT lantaran memiliki anggaran yang besar.

"Nanti PSO (public servise obligation) dicover dari DKI. dKI memiliki fiskal yang cukup. Yang gede ya Pak Gub," imbuhnya.

Jokowi mengaku terkejut saat melihat antusiasme warga yang ingin menjajal MRT fase I Bundaran HI ke Lebak Bulus, Jakarta. "Saya kaget tadi terus terang, sangat antusias ingin semuanya nyoba yang namanya MRT," tuturnya.

 

Seperti diketahui, Pemprov DKI tak kunjung memutuskan tarif MRT Fase I. Alasannya, rapat penentuan tarif bersubsidi itu belum juga menemui titik temu antara Pemprov DKI dan dewan.

Ketua Komisi C DPRD DKI Santoso mengatakan subsidi yang diperuntukkan MRT dianggarkan sebesar Rp20 ribu dengan rincian tarif keekonomian Rp31 ribu dan disubsidi sebesar Rp21 ribu. Dengan jumlah itu penumpang MRT hanya akan membayar tarif sebesar Rp10 ribu.

(Baca Juga: Jokowi: Mau atau Tidak, Kita Paksa Pemilik Mobil Beralih ke MRT) 

Namun, dewan menganggap subsidi tersebut telampau besar karena berdasarkan perencanaan tarif sebelum pembangunan MRT, subsidinya hanya berkisar Rp18 ribu.

"Ini yang menjadi pertanyaan anggota DPRD, kenapa bisa sebanyak itu subsidinya. Padahal pada saat rencana pembangunannya itu penyampaiannya tidak sampai segitu," kata Santoso, kemarin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini