Eksepsinya Ditolak, Ratna Sarumpaet Pasrah

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 19 Maret 2019 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 337 2031965 eksepsinya-ditolak-ratna-sarumpaet-pasrah-urCbB4B0R9.jpg Ratna Sarumpaet mengikuti sidang di PN Jakarta Selatan (Heru/Okezone)

JAKARTA - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, pasrah atas putusan sela majelis hakim yang menolak nota keberatan atau eksepsinya diajukannya. Ratna mengaku siap menjalani sidang lanjutan.

"Ya kalau mau dibilang hati saya menerima ya tidak. Tapi kan yang mempunyai palu bukan saya," kata Ratna usai mendengar putusan sela majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).

Ratna tak berkomentar panjang lebar mengenai penolakan eksepsinya tersebut. Dia mengaku akan kooperatif mengikuti seluruh rangkaian proses hukum yang berjalan.

"Ya kami ikutin saja prosesnya," ujar mantan tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno itu.

Sebelumnya, dalam putusan sela majelis hakim PN Jakarta Selatan menolak keseluruhan eksepsi diajukan Ratna Sarumpaet atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

 

Ratna didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Thn 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Thn 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya.

Ketua Majelis Hakim, Joni menyatakan, seluruh isi dakwaan jaksa penuntut umum telah sesuai dengan cermat dan teliti, sehingga eksepsi terdakwa tak bisa diterima.

Dengan adanya keputusan itu, sidang perkara penyebaran berita bohong atau hoaks akan dilanjutkan dengan materi pembuktian pokok perkara. Majelis kembali menunda sidang hingga pekan depan.

"Sidang lanjut ke pokok perkara, ditunda seminggu ke depan, Selasa 26 Maret 2019 pukul 09.00 WIB," tutur Hakim Joni disertai ketukan palu.

Kasus hoax Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Tokoh oposisi mengatakan Ratna dipukuli orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat. Mereka ramai-ramai mengecam “penganiayaan” fiktif itu.

(Baca juga: Ratna Sarumpaet Digelari Ratu Hoax Terbaik)

Polisi akhirnya menginvestigasi dan mengungkapkan bahwa Ratna Sarumpaet tidak dianiaya. Mukanya lebam hanya karena operasi plastik di sebuah rumah sakit.

Usai polisi membongkar kedok Ratna, tokoh oposisi termasuk Prabowo ramai-ramai minta maaf ke media.

 

Setali tiga uang, Ratna pun buka suara dan mengaku berbohong. “Saya pencipta hoaks terbaik,” katanya.

(Baca juga: 5 Fakta Penangkapan Ratna Sarumpaet)

Ratna kemudian ditangkap polisi saat hendak terbang ke Chili dan dijebloskan ke penjara untuk diadili.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini