nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Hari Ini Meresmikan Pelabuhan Sibolga

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 06:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 17 337 2031046 presiden-jokowi-hari-ini-meresmikan-pelabuhan-sibolga-uizYrvnsze.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo hari ini dijadwalkan meresmikan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara. Peresmian dilakukan setelah selesainya proses pengembangan di sana.

Adapun proyek pengembangan ini dimulai pada 2016. Ketika itu Presiden Jokowi hadir secara langsung melakukan ground breaking.

Berdasarkan pantauan Okezone, Minggu (17/3/2019), pengembangan Pelabuhan Sibolga terlihat megah. Ada berbagai fasilitas yang memanjakan penumpang.

Di antaranya yakni dilengkapi skybridge yang menghubungkan terminal penumpang ke dermaga. Selain itu, ruang tunggu sangat luas, adanya ruang ibu menyusui, karantina, imigrasi, serta ruang VIP dan sejumlah fasilitas lainnya.

(Baca juga: Menhub Tinjau Pelabuhan Sibolga Jelang Diresmikan Jokowi)

Pelabuhan Sibolga. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

Adapula rooftop di bagian atas pelabuhan dialasi rumput sintetis. Dari sana bisa melihat pemandangan yang indah. Untuk urusan bongkar-muat, pelabuhan ini juga dilengkapai alat fix crane dengan kapasitas angkut 40 ton.

Guna memastikan tuntasnya pembangunan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung ke Pelabuhan Sibolga.

"Alhamdulillah, Pelabuhan Sibolga bisa kita selesaikan. Dua tahun lalu Pak Presiden memang datang ke sini dengan menaruh harapan pembangunan pelabuhan ini bisa segera dilaksanakan," ujar Menhub di Pelabuhan Sibolga, Sabtu 16 Maret 2019 malam.

(Baca juga: Pengembangan Pelabuhan Sibolga Rampung 100%)

Pelabuhan Sibolga. (Foto: Arief Setyadi/Okezone)

Ia mengharapkan dengan dilakukan pengembangan Pelabuhan Sibolga bisa menjadi salah satu motor ekonomi di Sumut. Hal itu didasari dengan tingginya mobilitas masyarakat yang membutuhkan konektivitas laut.

"Kalau kita lihat banyak industri industri, dan banyak sekali penduduk penduduk yang membutuhkan konektivitas laut, apalagi di sini dekat dengan Pulau Nias ya," katanya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini