Segera Disidang di Semarang, Taufik Kurniawan Dipindah ke Rutan Polda Jawa Tengah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 14 Maret 2019 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 14 337 2029929 segera-disidang-di-semarang-taufik-kurniawan-dipindah-ke-rutan-polda-jawa-tengah-mr5T25l49s.jpg Mantan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Polda Jawa Tengah Jelang Sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Jawa Tengah (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua‎ DPR, Taufik Kurniawan akan segera disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas dakwaan dan tersangka Taufik Kurniawan ke Pengadilan Negeri Semarang, pada hari ini. Untuk memudahkan jalannya persidangan, Politikus PAN tersebut dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Jawa Tengah.

Jalani Pemeriksaan Lanjutan, Tangan Taufik Kurniawan Diborgol

(Baca Juga: Mantan Pimpinan DPR Taufik Kurniawan Segera Disidang Terkait Suap DAK Kebumen) 

‎"Dilakukan pemindahan penahanan terhadap terdakwa di Rutan Polda Jawa Tengah untuk menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Semarang," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019).

Febri menjelaskan, tim KPK membawa terdakwa Taufik Kurniawan sekira pada pukul 06.30 WIB dan sampai di Rutan Polda Jawa Tengah, pukul 11.00 WIB. Terkait dengan pakaian selama di rutan, sambung Febri, Taufik Kurniawan akan menyesuaikan dengan aturan Rutan setempat.

"Berikutnya jadwal sidang dan majelis hakim akan ditentukan oleh pihak Pengadilan Negeri Semarang," sambungnya.‎

Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengembangan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang menyeret Bupati Kebumen, Yahya Fuad.

(Baca Juga: KPK Sita Rp3,65 Miliar Hasil Pengembalian Taufik Kurniawan) 

Taufik diduga menerima suap sebesar Rp3,65 miliar untuk memuluskan DAK Kabupaten Kebumen. Uang suap tersebut diterima Taufik disinyalir s‎ebagai fee atas pemulusan perolehan DAK fisik untuk Kebumen dari APBN Perubahan 2016.

Atas perbuatannya, Taufik disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini