TKN: Zulkarnain Harus Turun ke Lapangan untuk Pulihkan Kabar Bohong

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 13 Maret 2019 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 13 337 2029584 tkn-zulkarnain-harus-turun-ke-lapangan-untuk-pulihkan-kabar-bohong-VsjCrNxCHS.jpg Tengku Zulkarnain. (Twitter)

JAKARTA – Meski telah mencabut pernyataan dan meminta maaf melalui media sosial karena telah menuduh pemerintah akan melegalkan zina, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf berharap Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain melakukan hal lain untuk menebus kesalahannya.

Menurut Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN), Usman Kansong, Zulkarnain harus turun ke masyarakat untuk meluruskan ucapannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Kalau Pak Zul mau benar-benar bertanggung jawab atas omongannya itu, menurut saya dia harus roadshow ke bawah," ujar Usman Kansong saat ditemui di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

"Kemudian bila perlu dia kemudian menyampaikan permohonan maaf itu divideokan dan diviralkan biar masyarakat juga tahu, biar seimbang," tuturnya.

ilustrasi

Menurut Usman Kansong, tindakan tersebut perlu dilakukan Zulkarnain agar memberikan efek jera dan juga memberitahu bahwa memulihkan efek dari kabar kebohongan tidak semudah menyebarkannya.

"Karena memulihkan sesuatu kabar bohong itu tidak semudah ketika dia menyebarkan. Kabar bohong itu pengaruhnya sudah besar. Jadi, Pak Zul harus bertanggung jawab dengan memulihkan dengan turun ke lapangan dan memvideokan viralkan," tutur Usman Kansong.

(Baca Juga : Liliana Tanaja Tanoesoedibjo: Hoax Merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa)

Sekadar diketahui, Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain sempat memberikan ceramah yang membahas mengenai Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) ramai dibahas.

Dalam video yang menyebar, Ustaz Zulkarnain mengatakan pemerintah yang mengusulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, san menyebut pemerintah akan melegalkan zina dan menyediakan alat kontrasepsi untuk muda-mudi apabila RUU tersebut disahkan.

(Baca Juga : Proses Laporan Mahfud MD soal Hoaks, Polres Klaten Koordinasi dengan Polda Jateng)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini