nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ledakan Bom di Sibolga, Jokowi: Tindak Tegas Tanpa Henti

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 13:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 337 2029356 ledakan-bom-di-sibolga-jokowi-tindak-tegas-tanpa-henti-3IaXLtDVu8.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo meminta Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menindak tegas jaringan teroris yang masih tersisa usai terjadinya ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara.

"Saya sudah sampaikan, sebuah tindakan yang tegas terus-menerus tanpa henti dan kita harapkan segera semuanya bisa terungkap," kata Jokowi ketika berada di Ji-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Kepala Negara menegaskan, Polri harus segera menangkap pelaku-pelaku yang masih berkeliaran dan menyimpan bom. Menurut dia, tindakan teroris sangat berbahaya bagi negara dan keamanan masyarakat.

"Ke depan ini lebih dikembangkan lagi sehingga sel-sel yang masih tersisa yang belum ketemu bisa ditemukan," ucap Jokowi.

(Baca juga: Meledakkan Diri, Istri Terduga Teroris di Sibolga Disebut Lebih Kuat Terpapar ISIS)

Ia pun mengapresiasi kerja keras Polri, terutama Densus 88 Antiteror, yang telah membuka dan menangkap terduga teroris yang ada di Sibolga serta tempat lain.

"Saya juga ikut prihatin atas terlukanya, ada masyarakat maupun dari aparat kita, karena bom kemarin," tutur Jokowi.

Ilustrasi penangkapan terduga teroris. (Foto: Okezone)

Sebelumnya, istri dari terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara, meledakkan diri di kediamannya pada Rabu 13 Maret 2019 dini hari.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, selain sang istri, terdapat dua anak terduga teroris di rumah tersebut.

"(Pasca-penangkapan Husain, red) masih sisa istri dan dua anak, menurut informasi. Jadi total tiga orang (yang di dalam rumah)," ujar Dedi.

(Baca juga: Teror di Sibolga, Kapolri: Ada 3 Orang Terduga Teroris Diamankan)

Pihak kepolisian menduga dua anak tersebut meninggal dunia akibat ledakan bom bunuh diri. Namun demikian, dirinya belum bisa memastikan hal itu karena tim belum bisa mendekat ke lokasi.

"Ya, diduga MD (meninggal dunia) akibat ledakan bom bunuh diri (dari sang ibu, red). Saya masih menunggu update, karena tim belum bisa mendekat," imbuhnya.

Ilustrasi ledakan bom. (Foto: Okezone)

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini