nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembebasan Siti Aisyah Bukti Diplomasi Pemerintahan Jokowi High Class

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 15:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 337 2028940 pembebasan-siti-aisyah-bukti-diplomasi-pemerintahan-jokowi-high-class-1wpsiKutjp.jpg Siti Aisyah Tampak Bahagia Usai Terbebas dalam Kasus Pembunuhan Kim Jong-nam Suadara Tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia berhasil membebaskan Siti Aisyah dari dakwaan kasus pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Upaya pembebasan tersebut melewati proses diplomasi yang cukup panjang antara negara Indonesia dan Malaysia.

Anggota Komisi I DPR, Prananda Suya Paloh mengapresiasi bebasnya Siti Aisyah. Ia berkata Malaysia dikenal sangat ketat dengan tuntutan terhadap perbuatan kriminal apalagi pembunuhan. Namun pembebasan Aisyah itu merupakan bukti upaya diplomasi high class dari pemeritahan Jokowi.

Momen Siti Aisyah Kembali ke Pelukan Keluarga

(Baca Juga: Siti Aisyah Bebas, TKN Jokowi Sebut Pemerintah Piawai Negosiasi) 

"Semestinya semua anak bangsa gembira dengan pembebasan Siti Aisyah. Ini menjadi bukti bahwa pemerintahan Jokowi sama sekali tidak menelantarkan satu pun nyawa warganya yang terkena masalah di luar negeri," ujar Prananda sebagaimana keterangan tertulisnya, Selasa (12/3/2019).

Menurut informasi yang didapatnya, sejak Siti ditangkap otoritas Malaysia pada 2017 lalu, seluruh perangkat diplomasi bekerja dengan ujung tombak di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Prananda berujar, bila ada yang nyinyir dengan pembebasan Siti Asiyah tersebut, maka putut dipertanyakan kualitas nasionalismenya.

"Kalau ada yang bilang ini pencitraan, masak Malaysia disuruh mengangkat citra Jokowi. Inilah pikiran-pikiran sempit dan mengada-ada hanya karena tidak suka dengan kesuksesan dan prestasi Jokowi,’’ tandas Prananda.

Politisi NasDem itu menuturkan, pembebasan Siti Aisyah hanyalah salah satu dari keberhasilan upaya diplomasi premium pemerintahan Presiden Jokowi. Berkat diplomasi berkualitas pemerintahan Jokowi pula dalam empat tahun terakhir ratusan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri bisa dibebaskan dari ancaman hukuman mati.

"Sepanjang tahun 2018 saja terdapat 278 WNI telah dibebaskan dari ancaman hukuman mati," ungkap Prananda mengutip data Kemenlu.

(Baca Juga: Siti Aisyah Temui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan) 

Prananda menambahkan, pembebasan Siti Aisyah dan ratusan WNI yang terancam hukuman mati di berbagai negara di dunia, menunjukkan bahwa Indonesia dan Presiden Jokowi dihargai di mata dunia internasional. Dengan hal ini juga, masyarakat tahu persis siapa yang bekerja dan siapa pihak yang nyinyir.

"Publik makin tahu mana yang loyang, mana emas. Kalau ada yang nyinyir di tengah kegembiraan masyarakat karena pembebasan Siti Aisyah, tak bisa tidak hanyalah kelompok loyang," pungkas dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini