nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Polri Tidak Menahan Dosen UNJ Robertus Robert

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 18:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 07 337 2027111 ini-alasan-polri-tidak-menahan-dosen-unj-robertus-robert-SIrMuJow75.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi mencabut satu dari dua pasal yang menjerat Dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet. Pasal yang dicabut itu yakni Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45a Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Itu dilakukan karena Robertus dinilai tidak ikut meviralkan video orasinya saat aksi Kamisan di depan Istana Kepresidenan tersebut.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa Peneliti Indonesian Legal Rountable (ILR) itu hanya dikenakaan Pasal 207 KUHP. Atas dasar itu pula polisi tidak melakukan penahanan terhadap Robertus.

"Saya luruskan lagi, yang bersangkutan tidak dikenakan wajib lapor. Memang ditetapkan tersangka ya karena (Pasal) 207 (KUHP) tidak dilakukan penahanan. Makanya UU ITE tidak diterapkan kepada yang bersangkutan karena tidak memviralkan yang memviralkan orang lain," kata Dedi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2019).

 sd

Adapun terkait pelaku yang memviralkan video tersebut polisi masih melakukan pendalaman. "Ya itu (pelaku yang memviralkan) sedang didalami," ungkapnya.

Diberitakan Okezone sebelumnya, polisi menjerat Robertus dengan pasal berlapis yakni Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juncto Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Robertus kemudian ditangkap polisi di kediamannya pada Kamis (7/3/2019) 00.30 WIB dan ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian terhadap institusi TNI saat aksi Kamisan di depan Istana Kepresidenan pada 28 Februari 2019 lalu.

Dalam aksi Kamisan ke-576 itu, Robertus Robet dituduh telah menghina TNI melalui video yang belakangan viral. Dalam video itu, Robet diduga menyanyi dengan memelesetkan Mars Angkatan Bersenjata atau Mars ABRI.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini