Perempuan Arus Bawah Lapor Jokowi: Banyak Ibu Rumah Tangga Tak Dapat KIS

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 06 Maret 2019 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 337 2026520 perempuan-arus-bawah-lapor-jokowi-banyak-ibu-rumah-tangga-tak-dapat-kis-5z7Yl9AZfh.jpg Presiden Jokowi

JAKARTA - Perempuan Arus Bawah 'Bersama Memperkuat Bangsa' melapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa masih banyak ibu rumah tangga yang belum menjadi penerima manfaat berbagai program pemerintah.

Salah seorang perwakilan dari mereka, Fitri, mengatakan para ibu rumah tangga di Gersik, Jawa Timur masih banyak yang belum menerima bantuan program jaminan kesehatan seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kami melakukan pendataan banyak perempuan-perempuan miskin di desa itu masih banyak yang tidak dapat kartu perlindungan seperti jaminan kesehatan. Jadi di sini kita melakukan pemantauan siapa saja warga kita itu yg belum mendapatkan kartu jaminan kesehatan," kata Fitri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Fitri berharap, ke depan Presiden Jokowi bisa memberikan perlindungan kesehatan dan sosial kepada rakyat miskin di Tanah Air.

"Ke depannya kepenginnya Bapak Presiden masih membuat rakyat miskin di Indonesia mendapatkan perlindungan sosial terkait kesehatan," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengamini bahwa masih ada masyatakat miskin yang belum menerima jaminan perlindungan sosial dan kesehatan. Menurut Jokowi, Indonesia merupakan negara besar sehingga sulit untuk memperbaharui data masyarakat dengan ekonomi memengah ke bawah.

"Jadi Bu Fitri betul. Namanya negara ini negara besar dari Sabang sampai Merauke. Penduduk kita 269 juta. Jadi kalau ada bercecer seperti itu sangat bagus sekali Bu Fitri bisa menyisir kemudian menginfokan kepada kami untuk kita selesaikan," kata Jokowi.

Kepala Negara pun memastikan akan memberikan bantuan PKH, KIS hingga Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar keluarga penerima manfaat bisa memanfatkan bantuan dari negara.

"Karena tahun ini yang kita berikan sudah 10 juta keluarga penerima manfaat. Jumlah yang sangat besar sekali. Dan juga ada yang namanya KIP ini juga untuk pendidikan bagi anak-anak keluarga yang tak mampu," ujar Jokowi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini