nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Karangetang Dilanda 161 Kali Gempa, PVMBG Rekomendasikan Ini

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 12:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 04 337 2025473 gunung-karangetang-dilanda-161-kali-gempa-pvmbg-rekomendasikan-ini-4ZTUQtuVPB.jfif Guguran lava Gunung Karangetang (PVMBG)

JAKARTA – Gunung Karangetang di Sulawesi Utara dilanda 161 kali gempa sepanjang Minggu 3 Maret 2019. Meski aktivitas kegempaannya masih tinggi, namun tingkat aktivitas gunung api setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih berada di level III atau siaga, belum naik ke awas.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (4/3/2019) melaporkan, berdasarkan rekaman seismograf pada 3 Maret kemarin, Gunung Karangateng tercatat dilanda empat kali gempa guguran dan 117 gempa embusan.

Selanjutnya 16 kali gempa fase banyak, 16 gempa vulkanik dangkal, sekali gempa gempa vulkanik dalam, dua gempa tektonik lokal, lima kali gempa tektonik jauh. “Tremor menerus dengan amplitudo 0.25 mm, dominan 0.25 mm,” sebut PVMBG.

Dari kemarin hingga pagi ini, visual Gunung Karangetang terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan tekanan lemah intensitas tebal, tinggi maksimum 500 meter dari puncak. Angin lemah hingga sedang ke arah timurlaut dan baratdaya.

PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2.5 km hingga 4 kilometer dari puncak kawah.

Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang yang berada di area barat laut-utara dari kawah dua, di antaranya Desa Niambangeng, Desa Beba dan Desa Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran Gunung Karangetang yaitu di luar zona bahaya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini