Menhan: Bela Negara Bukan Hanya Tanggung Jawab Kementerian Pertahanan

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 01 Maret 2019 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 01 337 2024657 menhan-bela-negara-bukan-hanya-tanggung-jawab-kementerian-pertahanan-jXSZMtWv9p.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI purnawirawan Ryamizard Ryacudu, mengapresiasi nota kesepahaman atau MoU program bela negara antara ormas Pemuda Pancasila dengan Kementerian Pertahanan RI.

Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila menyelenggarakan acara Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi pengurus Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila tahun 2019.

“Masalah bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan saja. Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pembina sumber daya manusia, baik kementerian, lembaga dan pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya,” ujar Ryaizard, Jumat (1/3/2019).

Dengan memiliki keragaman suku dan agama, sambungnya, Indonesia bisa menjadi kekuatan yang menakutkan bagi seluruh dunia. Di sisi lain, keragaman tersebut juga dapat menjadi penghancur persatuan dan kesatuan bila disalahgunakan.

“Bangsa Indonesia ini macam-macam agamanya, inilah kekuatan yang luar biasa menjadi menakutkan seluruh dunia, kalau ini bersatu. Tetapi ini juga maha penghancur yang luar biasa kalau diadu-adu, enggak boleh, perekatnya satu, yakni Pancasila,” tuturnya.

(Baca Juga: Satgas Antimafia Bola Siap Lindungi Lasmi Indaryani dari Teror)

(Baca Juga: Raih Juara Favorit, Bukti TNI AD Selalu di Hati Generasi Muda)

Sementara, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Yapto S Soerjosoemarno, menegaskan bahwa kader Pemuda Pancasila harus memiliki pola pikir menghidupkan orang banyak, bukan hanya memikirkan diri sendiri.

“Bela Negara itu menghidupkan bangsa dan rakyat ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama-sama. Kalau itu pola pikir kita, baru kita bisa masuk ke acara Bela Negara,” kata Yapto.

Ketua Panitia Pembinaan Kesadaran Bela Negara Bagi Ormas Pemuda Pancasila tahun 2019, Piala, berharap para peserta yang berasal dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila, akan memberikan ilmunya kepada pengurus Majelis Pimpinan Cabang di wilayahnya masing-masing.

“Target kita di Majelis Pimpinan Nasional khususnya bidang pertahanan dan keamanan, di tahun 2020, seluruh Majelis Pimpinan Cabang sudah mempunyai kader-kader bela negara,” katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini