BSSN Paparkan Bahaya Teknologi Informasi dan Komunikasi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Kamis 28 Februari 2019 21:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 337 2024212 bssn-paparkan-bahaya-teknologi-informasi-dan-komunikasi-APn1MutJYR.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Irjen Dharma Pongrekun menjelaskan, sisi negatif dari teknologi informasi dan komunikasi di dunia maya sangat berbahaya pada kondisi biologis dan psikis seseorang.

Dharma mengatakan, masyarakat harus ektra hati-hati mencerna informasi di dunia maya, sebab informasi tersebut sangat rentan dengan manipulasi.

"Tapi kita harus sadar bahwa apa yang kita pegang sekarang, handphone yang kita pegang sekarang itu ada hipno yang saya sebut hipno elektro magnetik (banyak sekali informasi dari dunia maya)," katanya di Gedung JICC, Senayan Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Jika kita tidak dapat mengontrol ribuan bahkan jutaan informasi dari dunia maya, secara otomatis akan memengaruhi kehidupan. Sehingga sangat sulit membedakan informasi yang terverifikasi dan tidak terverifikasi. hal ini tidak aneh jika hoaks sangat subur di dunia maya.

 sd

"Kita semua tidak sadar karena yang dihantam informasi itu adalah tubuh kita, sehingga kenapa marak hoaks karena dihantam dulu informasi baru kemudian tubuh kita tidak bisa mencerna yang logis, yang normal lalu keluar komunikasinya, handphone seperti narkoba, lihat berapa lama kita memegang handphone dapat dihitung. Ini adalah perubahan perilaku, perubahan peradaban kita, peradaban kita tidak ada lagi urusan pribadi, etika sudah mulai pudar," ujarnya.

Dharma meningatkan bahaya secara biologis atas teknologi informasi dan komunikasi akan merusak kesehatan.

"Ketika kita memegang handphone, darah kita akan mengental, setelah mengental gula darahnya naik, kenapa gula darah naik karena gula darah kita stres hormon korpuson naik lalu berproduksi gula darah naik. Kemudian sel kanker merusak gampang drop. Kalau badan kita drop maka informasi yang kita tisak bisa disaring. Kita kena radiasi," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini