BNPB: Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bencana Masih di Bawah Harapan

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 28 Februari 2019 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 337 2024138 bnpb-kesiapsiagaan-masyarakat-terhadap-bencana-masih-di-bawah-harapan-T6Es8UGDw5.jpg (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Kasubdit Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan menilai, kesiapsiagaan masyarakat Indonesia terhadap bencana masih di bawah harapan.

Kualifikasi tersebut pun didapatkan ketika ia melakukan survei di Kota Padang pada 2012. Namun di lain sisi, kesiapsiagaan terhadap bencana tidak bisa hanya diukur melalui masyarakat, tetapi juga dari pemerintah.

“Pernah di Kota Padang after 2012, melakukan wawancara survei, angkanya masih jauh di bawah harapan. Tapi kita lihat kesiapsiagaan itu tak hanya bisa diukur dari masyarakat tapi dari pemerintah,” kata Berton saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2/2019).

Berton menilai, hingga saat ini pemerintah belum memprioritaskan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

(Baca juga: BNPB: Gempa Tak Bisa Diprediksi, Tapi Lokasinya Dapat Diperkirakan)

“Coba kita lihat pemerintah ada melakukan pelatihan enggak, ada kajian enggak. Nah ini menurut saya pemerintah belum menempatkan ini sebagai prioritas. Kalau menurut saya, masyarakat dengan pemerintah, masih di bawah 60,” kata dia.

“Karena saya melihat indikasinya dari perencanaannya sejauh apa, kemudian keuangannya, pelatihannya ada enggak. Pelatihan itu paling tidak sekali 6 bulan. Paling tidak,” kata dia lagi.

Angka kualifikasi tersebut pun sangat berbeda jauh dengan Jepang. Dia menyebutkan, kesiapsiagaan masyarakat Jepang terhadap bencana sudah mencapai 80-90 persen.

“Kalau di Jepang sekali sebulan itu ada (pelatihan). Kalau Jepang 80-90 persen, kita masih di bawah 60 persen. Tapi jangan pesimis, kita bisa melakukan berbagai kegiatan kesiapsiagaan, pelatihan-pelatihan dan simulasi-simulasi,” imbuhnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini