nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jaksa KPK Putar Rekaman Sadapan Diduga Percakapan Lucas dan Eddy Sindoro

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 18:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 28 337 2024108 jaksa-kpk-putar-rekaman-sadapan-diduga-percakapan-lucas-dan-eddy-sindoro-qjzRuzkWVP.jpg Sidang terkait kasus OTT di PN Jakpus (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman sadapan yang diduga berisikan percakapan antara terdakwa Lucas dengan Eddy Sindoro dalam sidang lanjutan dugaan merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan KPK, pada hari ini.

Dalam rekaman tersebut terdapat dua orang yang saling membicarakan soal sebuah kasus. Diyakini tim Jaksa pada KPK, percakapan tersebut terjadi antara Lucas dan Eddy Sindoro yang saat itu sedang diburu oleh lembaga antirasuah.

"Kami yakini suara di rekaman ini adalah suara terdakwa Lucas," ujar Jaksa KPK, Abdul Basir saat memutar bukti rekaman tersebut di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Pihak Lucas Minta KPK Bongkar Peran Sosok Jimmy dalam Kasus Pelarian Eddy Sindoro

Lucas

Dalam rekaman tersebut, terdengar ada seorang pria yang diduga adalah Lucas mengusulkan agar Eddy Sindoro yang berada di luar negeri tidak kembali ke Indonesia. Bahkan, dalam percakapan tersebut, Lucas diduga menyuruh Eddy Sindoro agar melepas status Warga Negara Indonesia (WNI).

"Ini yang paling gampang lah, kalau saya bisa kasih you gitu loh. Tanpa pergi dan (suara tidak jelas) satu di daerah Amerika Latin juga ada satu. Besok baru saya dapat untuknya," kata Lucas dalam rekaman sadapan yang diputar KPK.

"Kalau sudah dapat bukan berarti tinggal di situ. Ya kalau sudah ada warga negara itu kan you lepas warga negara Indonesia. Nah, ini berarti kan you gak bisa diburu lagi, gitu loh, selesai. Lu bisa pergi ke seluruh dunia, mau di mana-mana saja," tambahnya.

Namun, Lucas membantah bahwa rekaman sadapan yang diputar KPK di persidangan ‚Äétersebut bukan dirinya. Dia mengklaim nomor telefon yang diputar dalam rekaman tersebut bukan miliknya.

"Saya tidak tahu itu percakapan siapa dengan siapa," kata Lucas.

Baca Juga: Sidang Perkara Lucas di PN Tipikor, Dua Pengunjung Ribut

Dalam perkara ini, Advokat Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Jaksa KPK juga mendakwa Lucas membantu mengupayakan agar Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi. Hal itu dilakukan Lucas untuk menghindari tindakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Eddy Sindoro.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini