Mantan Staf KBRI Singapura Jadi Tersangka Kasus Suap TKI

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 27 Februari 2019 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 27 337 2023635 polisi-tetapkan-mantan-staf-kbri-jadi-tersangka-dalam-kasus-suap-tki-JOke7BStso.jpg Ilustrasi Korupsi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri menetapkan Agus Ramdhany Machjumi sebagai mantan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sebagai tersangka kasus korupsi. Ia diduga telah menerima suap dan gratifikasi sebesar 300.000 Dolar Singapura terkait proyek Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

โ€œTersangka atas nama sodara ARM selaku mantan atase tenaga kerja KBRI di Singapura. Yang bersangkutan diduga menerima suap dan gratifikasi senilai 300 ribu dolar singapura,โ€ ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Dedi menerangkan, penetapan tersangka kepada ARM setelah pihaknya mendapat laporan pada 1 Januari 2019. Kemudian melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi hingga bukti-bukti yang ada. Hingga akhirnya pada tanggap 21 Februari ia ditetapkan sebagai tersangka.

"Dia ditetapkan dari hasil gelar tanggal 21 Februari 2019. Sekarang dia belum ditahan,โ€ jelas Dedi.

Baca Juga: Stafnya Tersangkut Kasus Penyuapan, Ini Penjelasan KBRI Singapura

Korupsi

Guna menindaklanjuti penetapan tersangka ini, Dedi mengutarakan pihak penyidik segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai dari Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan (PPATK). Hal itu dilakukan memeriksa sejumlah saksi dari KBRI Singapura dan sejumlah warga negara Singapura. Tidak hanya itu, penyidik juga akan menjalin koordinasi dengan otoritas Singapura.

"Nanti akan dilakukan penyitaan beberapa dokumen terkait tindak pidana korupsi tersebut dan juga akan berkoordinasi dengan otoritas Singapura dalam rangka memeriksa beberapa saksi warga negara Singapura dalam rangka penguatan pemberkasan tersangka," jelas Dedi.

Selain itu, sambung Dedi, Agus terancam dijerat dengan pasal 5 ayat 2 atau pasal 11,12 a, 12 b uu 31/99 sebagaimana dirubah UU 20/2001 tentang pemberantasan tipikor dan pasal 3 uu nomor 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

โ€œIni sangat terkait masalah skema asuransi perlindungan pekerja migran Indonesia di Singapura 2018,โ€ kata Dedi.

Baca Juga; Tiga Warga Singapura Didakwa Atas Kasus Penyuapan Staf Kedutaan Indonesia

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini