nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MA Terapkan Teknologi Informasi, Jokowi Ingin Ubah Anggapan Negatif di Pengadilan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 27 Februari 2019 11:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 27 337 2023390 ma-terapkan-teknologi-informasi-jokowi-ingin-ubah-anggapan-negatif-di-pengadilan-RHvefcvPyI.jpeg Jokowi (biro pers)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasikan era baru di dunia peradilan yang berbasis teknologi informasi. Salah satu yang dirinya soroti adalah e-court yang dapat membawa keadilan di dunia hukum.

Menurutnya, penerapan e-court membantu masyarakat mulai dari pendaftaran, pembayaran panjang perkara, pemberitahuan hingga pemanggilan perkara yang berbasis elektronik.

 Baca juga: Kemudahan Berbisnis Terus Meningkat, Jokowi Apresiasikan Reformasi di MA

“Saya berharap implementasi e-court, juga jalan transparansi yudisial, akan membangun kultur baru di SDM peradilan dalam melakukan perubahan-perubahan, terobosan-terobosan yang sudah dan sedang dilakukan MA,” ujarnya, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Jokowi mengatakan, saat ini perlu mengembalikan kepercayaan rakyat dalam sistem peradilan di Indonesia. Sebelumnya banyak yang beranggapan bahwa hukum dan keadilan dapat diperjualbelikan.

 Baca juga:Jokowi Lantik Sunarto Jadi Wakil Ketua Mahkamah Agung

“Banyak yang beranggapan peradilan perdata maha lama, rumit, dan sulit dieksekusi. Banyak beranggapan yang berkuasa adalah mafia kasus, mafia peradilan, banyak yang beranggapan bahwa keadilan tidak akan bisa ditemukan di ruang pengadilan,” ujarnya.

“Tapi, saya yakin dengan perbaikan, pembaharuan, dengan reformasi, dengan sistem peradilan yang dilakukan secara konsisten oleh MA, semua anggapan negatif tersebut akan mulai berubah,” ujarnya.

 Baca juga: MA Bantah Penerbitan SEMA Larangan Buronan Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Rizieq

Dirinya menginginkan, perbaikan tersebut sampai pada titik ketika rakyat merasa bahwa keadilan dapat terwujud di ruang pengadilan. “Saya sebagai kepala negara, berkomitmen untuk memberi dukungan oleh melakukan perbaikan, pembaharuan sistem pengadilan. dengan sinergi yang semakin kuat, seluruh lembaga terkait kita akan mencapai cita- negara hukum. kita lanjutkan dalam hukum yang berkeadilan,” ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini