Share

Wiranto: Kivlan Zen Pernah Minta Duit ke Saya!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 26 Februari 2019 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 26 337 2023031 wiranto-kivlan-zen-pernah-minta-duit-ke-saya-Hl6mdw2Zt8.jpg Kivlan Zein (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengaku heran dengan tudingan mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, yang menyatakan dirinya sebagai dalang kerusuhan Mei 1998, dan turut melengserkan Presiden ke-2 RI Soeharto.

Wiranto mengungkapkan, bahwa selama ini Kivlan Zein kerap meminta bantuan kepada dirinya dan rekan-rekan lainya saat mengalami kesulitan. Sehingga, ia pun sudah tak lagi berkomunikasi dengan Kivlan setelah menyampaikan tudingan yang tak berdasar itu.

"Saya buka sekarang, yang bersangkutan pernah meminta uang kepada saya dan saya berikan. Biar semua jelas dulu. Saya diam-diam saja, tapi sekarang saya buka," kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/2).

 sd

Mantan Panglima ABRI itu mengaku kasihan dengan Kivlan. Ia menilai, Kivlan selalu mengeluarkan pernyataan yang asal-asalan tanpa didukung dengan fakta.

"Saya sebenarnya kasihan sama saudara Kivlan Zein yang selalu melakukan pernyataan-pernyataan yang ngawur, tidak ada fakta. Karena, tidak lagi melihat kenyataan yang sudah beredar di masyarakat. Fakta-fakta yang beredar," ujarnya.

 (Baca juga: Dituding Dalang Kerusuhan 98, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan Zen Sumpah Pocong)

Wiranto memaparkan bahwa fakta-fakta mengenai peristiwa kerusuhan Mei 1998 telah tertuang dalam laporan akhir Tim Gabung Pencari Fakta (TGPF). Menurut dia, laporan tersebut telah menyatakan siapa saja pihak yang terlibat dalam kerusuhan itu.

"Dari sana sudah jelas, 1998, itu sumber kerusuhan mengarah kepada institusi mana. Sudah mengarah figur-figur mana, ada itu," tuturnya.

"Oleh karena itu pelajari dulu TGPF, siapa sebenarnya ditengarai, diprediksi oleh TGPF sebagai bagian dari munculnya kerusuhan itu. Saya sampaikan ke masyarakat, tuduhan semacam itu tidak benar, sepihak," tegasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini