nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BSSN: Keluarga Harus Berperan Cegah Anak dari Kecanduan Gadget

Fadel Prayoga, Okezone · Kamis 21 Februari 2019 15:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 21 337 2021050 bssn-keluarga-harus-berperan-cegah-anak-dari-kecanduan-gadget-j3gLaEt8FB.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Keluarga harus berperan dalam mencegah anak-anak kecanduan gadget. Sebab, bila orang tua tidak mendampingi sang buah hati dalam penggunaan gawai, maka akan membahayakan tumbuh kembang mereka dalam menjalani masa pertumbuhannya.

"Perlunya pendidikan di dalam keluarga karena keutuhan di dalam keluarga sangat menentukan prilaku dari pada anak anak dan dari alatnya sendiri ini," kata Deputi I Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) Irjen Dharma Pongrekun dalam diskusi yang bertajuk "Arah Kebijakan Perlindungan Anak di Internet' di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Saat ini, banyak anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua karena mereka lebih banyak menghabiskan waktunya dengan ponsel pintarnya. Sehingga, kehangatan anak dengan orangtua kian merasa jauh karena gadgetnya tersebut.

"Sehingga kehangatan sosialisasi menjadi tidak lagi terbangun seperti kita ketahui di dalam keluarga, masing-masing main gadget. Yang jauh jadi dekat, yang dekat jadi jauh. Itu akhirnya jadi renggang membuat orang tua dan anak," ujarnya.

 SD

Ia berharap adanya perhatian dari keluarga terhadap anak-anak harus mesti masif dilakukan dan terus melakukan pendidikan terhadap penggunaan internet bagi anak.

"Yang tidak bisa dikekang secara fisik, itu harus punya terapi yang lebih menyentuh untuk memberikan pemahaman yang bagus untuk tumbuhnya," katanya.

Sementara itu, Founder Indonesia Child Online Protection (ID COP) Maria Advianti mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya melalui beberapa program untuk mengedukasi orang tua dan anak terhadap bahayanya internet jika tak dibatasi.

"Anak-anak ini tumbuh dan berkembang di dalam lingkungan keluarga, kemudian kemungkinan kekerasan juga terjadi dalam lingkungan itu sehingga ketika anak-anak jadi korban utama di dalam hal ini," kata dia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini