Jokowi Disebut Pakai Jasa Konsultan Asing Stanley Greenberg, Hoaks atau Fakta?

Adi Rianghepat, Okezone · Rabu 20 Februari 2019 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 20 337 2020637 jokowi-disebut-pakai-jasa-konsultan-asing-stanley-greenberg-hoaks-atau-fakta-GFdqJiCxxi.jpg Stanley Greenberg (Foto: Ist)

TENSI politik Pemilu Presiden 2019 terus memanas. Bukan karena pertarungan gagasan masing-masing tim kampanye. Yang tersaji ke hadapan publik saat ini hanyalah informasi salah dan tak benar bertaburan di media sosial. Salah satu informasi salah yang dihembus adalah tuduhan memanfaatkan konsultan asing oleh calon presiden 01 Joko Widodo yang adalah Presiden RI saat ini.

Beredar luas nama Joko Widodo dalam daftar nama-nama kepala negara yang memanfaatkan jasa konsultan Stanley Greenberg. Dalam website The Political Strategist terinci jelas nama para klien Stanley. Beberapa di antaranya merupakan pemimpin negara dengan nama tenar, seperti Presiden AS Bill Clinton, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, Wakil Presiden AS Al Gore, Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Senator sekaligus eks Menlu AS John Kerry, Kanselir Jerman Gerhard Shroder, termasuk Presiden RI Joko Widodo.

Isu ini ternyata bukan isu baru. Bahkan pernah juga dihembus pada ajang Pilpres 2014 silam. Sejumlah situs yang menyebar isu itu antara lain, Portal Islam.

Terhadap isu ini Tim Kampanye Nasional (TKN) sudah melakukan klarifikasi. Seperti yang dikutip dari liputan6.com dalam artikel berjudul, ‘TKN Bantah Gunakan Jasa Konsultan AS Stanley Greenberg untuk Menangkan Jokowi’.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding membantah tudingan penggunaan jasa konsultan asing, Stanley Greenberg tersebut.

“Saya tidak pernah mendengar atau melihat ada konsultan asing yang menjadi konsultan Pak Jokowi. Perlu dicek berita yang menyampaikan itu, jangan-jangan juga hoaks. Jangan-jangan editan,” ucap Karding dalam keterangan tertulisnya, Rabu 9 Februari.

Tidak hanya itu Presiden Jokowi juga membantah tudingan tersebut. “He he he, hoax. Itu dijawab. Nggak perlu dijawab,” ujar Jokowi seusai menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2019 di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 7 Februari, seperti dikutip dari Detik.com.

Stanley Greenberg pun menyampaikan klarifikasi melalui surat elektronik pada Kamis 7 Februari 2019, terkait apakah ia menjadi konsultan politik Jokowi dalam Pilpres 2019 dan 2014 seperti yang tertera dalam situs tersebut.

Stanley Greenberg membantah keterlibatannya dengan Jokowi. “Saya tidak pernah bekerja untuk Bapak Widodo dalam hal apapun,” kata dia dalam balasan email bertanggal Sabtu, 9 Februari 2019.

Ia juga membantah apa yang tertera dalam situs The Political Strategist. “Situs tersebut tidak akurat dan tidak sama sekali berafiliasi dengan saya,” tambah dia. “Informasi akurat terkalit klien-klien kami diungkap dalam situs resmi: https://www.greenbergresearch.com/.”

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini